Satu Lagi, Anggota Brimob Gugur Tertembak KKB

Bagikan Bagikan



Brigadir Firman gugur tertembak KKB
SAPA (TIMIKA) - Satu lagi anggota Brimob dari Batalyon B Satuan Brigade Mobil Daerah (Sat Brimobda) Polda Papua Timika atas nama Brigadir Firman gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat melakukan penyisiran di sekitaran Mile Point (MP) 69 pasca penembakan Kelompok Kriminal pada saat pengawalan karyawan dari Mile Point 68 tujuan mile 72, Rabu (15/11) sekira pukul 03.50 Wit.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal bersama Kepala Penerangan Daerah Militer XVII Cendrawasih Kolonel Inf. Muhamad Aidi beserta awak media.

Dalam keterangan persnya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Akmal mengatakan, pasca penembakan yang dilakukan KKB pada saat pengawalan karyawan dari MP 68 ke MP 72, membuat pihak Brimob yang melakukan pengawalan membalas dengan tembakan.

"Menindaklanjuti kasus penembakan kemarin di Mile 69 dengan korban Raden Totok sodewo (karyawan PJP). Satgas terpadu melakukan olah TKP dan menyusuri rute yang dilalui oleh KKB di sekitar mile 69," kata Kamal pada keterangan Persnya di RPH, Rabu (15/11).

Usai penembakan, Satgas terpadu yang dibentuk untuk penanggulangan KKB di Tembagapura langsung melakukan penyisiran di lokasi penembakan di MP 69.

Kamal menjelaskan, Kontak tembak tersebut mengenai dua anggota Brimob dari Batalyon B Pelopor Timika. Satu anggota Brimob atas nama Brigadir Polisi (Brigpol) Firman dinyatakan meninggal saat tertembak di punggung kanan, sedangkan, satu anggota Brimob lainnya atas nama Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Yongki Rumte yang juga tertembak dipunggung.  Kini korban telah dievakuasi ke RS Tembagapura untuk menjalani perawatan intensif.

"Pagi tadi sekitar pukul 03.50 Wit, ada kontak tembak oleh Satgas Terpadu dengan KKB, dua anggota Brimob tertembak satunya meninggal dunia atas nama Brigadir Polisi Firman dan Bripka Yongki Rumte dan saat ini sedang dirawat di RS Tembagapura," jelas Kamal.

Dia menyebutkan, sejauh ini Satgas terpadu masih melakukan pengejaran terhadap KKB, dan dirinya berharap agar pelaku KKB bisa segera di lumpuhkan dan ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Sampai sat ini kita masih melakukan pengejaran. Muda-mudahan pelaku bisa kita lumpuhkan dan kita tangkap," ujarnya.

Sementara itu berkaitan dengan evakuasi alamarhum. Kata Kamal, pihaknya masih berkoordinasi dengan keluarga Alm. Untuk proses selanjutnya. Siang ini almarhum akan diterbangkan menggunakan helicopter dari Tembagapura tujuan Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin Timika. Namun masih terkendala masalah cuaca sehingga belum bisa mengevakuasi alm dari jalan udara.

"Almarhum belum bisa diterbangkan ke Timika karena cuaca buruk," katanya.
Sementara itu kekuarga duka serta kerabat dan rekan korban sudah  berdatangan ke rumah duka yang beralamat di jalan Elang Kelurahan Dingo Narama Distrik Mimika Baru (Miru) untuk menunggu kedatangan jenazah.

Kapolri Berbelasungkawa

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyampaikan belasungkawa yang sangat mendalam kepada keluarga korban meninggal Birgadir Firman yang tewas dalam medan tugas di Tembagapura.

“Saya secara pribadi dan keluarga serta seluruh keluarga besar Polri menyampaikan belasungkawa yang sangat mendalam atas meninggalnya Brigadir Firman. Semoga keluarga korban diberi kekuatan,” katanya. 
Selain itu dia menegaskan kebijakan dalam menangani konflik bersenjata di Tembagapura Papua masih menempuh langkah persuasif untuk mengatasi masalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang semakin brutal melakukan aksi teror.

Menurut Tito, tidak ada batas waktu dalam melakukan cara tersebut. Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar serta Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit yang akan menentukan sikap.

"Semua sangat situasional dan yang menentukan adalah Pangdam dan Kapolda. Mereka yang tahu dan akam menentukan di lapangan. Kita di Jakarta tidak tahu situasi sebenarnya," kata Tito setelah membuka Forum Polisi Lalu Lintas se-ASEAN di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (15/11
).

Seperti diketahui, anggota Brimob Polda Papua Briptu Berry Permana Putra dan Brigadir Firman tewas setelah ditembak KKB. Briptu Berry tewas pada Minggu, 22 Oktober 2017, dan Brigadir Firman tewas tadi subuh di Tembagapura, Mimika, Papua.
(Ricky Lodar/SMS)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment