Siswa SMAN 6 Ajak Raih Sarjana Sebelum Pakai Baju Pengantin

Bagikan Bagikan


Youth Competition Dance4Life dan Traditional Moderen
“Teman-teman tidak ada gunanya kalau kita harus putus sekolah karena hamil duluan. Kita harus meraih gelar sarjana sebelum mengenakan baju pengantin,” ajak vero.

SAPA (TIMIKA) – Siswa-siswi Sekolah Menengah  Negeri (SMAN) 6 Timika mengajak siswa-siswi dari sekolah lain se Kabupaten Mimika  untuk meraih gelar Sarjana sebelum mengenakan baju pengantin. Ajakan ini disampaikan dalam kampanye pagelaran Youth Competition Dance4Life dan Traditional Moderen Dance anti HIV/AIDS yang digelar di halaman Gelael, Sabtu (25/11).

Namira, salah satu siswi SMAN 6 dalam orasinya mengatakan, pacaran itu sehat namun harus dilakukan dalam jalur yang benar. Menurut dia, pacaran tidak boleh terjebak dalam perilaku-perilaku negatif. Tidak harus dibuktikan dengan melakukan hubungan terlarang. Namun pacaran harus dijadikan sebagai ajang saling berdiskusi persoalan pelajaran dan hal-hal yang bersifat edukatif.

“Pacaran itu manusiawi dan itu sehat. Tapi bagaimana caranya pasangan yang berpacaran ini bisa menjalani hubungan mereka ke arah yang baik. Kasihan kalau pacaran terus melakukan hal selayaknya suami dan istri. Sangat disayangkan jika hamil sebelum selesai sekolah dan sebelum menikah,” katanya.

Selain itu ia juga mengajak, sebagai perempuan harus pandai menjaga diri dan dapat mengajak pasangannya agar dalam menjalin hubungan pacaran bisa saling mengenal satu sama lain.
Pada kesempatan yang sama, Vero yang juga merupakan siswi SMAN 6 mengungkapkan, di jaman sekarang bukan hal yang mustahil jika anak SD sudah pandai berpacaran. Diakuinya, hal tersebut merupakan hal yang memalukan. Sebab, masa sekolah menurut dia merupakan masa untuk menuntut ilmu demi meraih cita-cita.  

Dia juga mengajak anak sekolah untuk lebih berfokus pada pendidikan sampai meraih gelar sarjana, daripada melakukan hal-hal negatif dalam berpacaran sampai akhirnya harus putus sekolah karena hamil duluan. Alangkah baiknya jika meraih gelar terlebih dahulu daripada harus mengenakan baju pengantin di usia dini.

“Teman-teman tidak ada gunanya kalau kita harus putus sekolah karena alami hamil duluan. Kita harus meraih gelar sarjana sebelum mengenakan baju pengantin,” ajak vero.

Selain menyampaikan social campaign terkait issue pacaran yang sehat, Siswa-Siswi SMAN 6 juga mengeksresikan penolakan terhadap HIV/AIDS dengan gerakan-gerakan free style dalam bentuk Dance4life dan traditional modern dance. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment