Timika Dicanangkan Jadi Kota Layak Anak

Bagikan Bagikan


Syane Mandessy

SAPA(TIMIKA) - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Mimika, pada tahun depan akan mencanangkan Timika sebagai kota layak anak. Pencanangan  ini sesuai arahan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise.

"Jadi arahan dari Ibu Menteri PPPA RI bahwa, Timika segera untuk membuat kota layak anak,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak pada BP3AKB Mimika, Syane Mandessy kepada Salam Papua saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/11).

Sebenarnya, kata Syane, pada tahun ini kota layak anak sudah dapat diterapkan di Timika. Tetapi pihaknya masih membutuhkan kerjasama dengan beberapa SKPD lain seperti Dinas Pendidikan agar bagaimana dapat membuat sekolah ramah anak.

"Kota layak anak memang program kita. Cuma kalau kita sendiri saja yang jalan, tetap tidak bisa. Tetapi harus ada keterlibatan SKPD lain, terutama Dinas Pendidikan untuk bagaimana membuat sekolah rahmah anak. Sehingga, SMAN I Mimika kita rencana mau buat percontohan, walaupun mereka tidak siap," katanya.

Untuk menjadi kota layak anak, paling tidak ada 5 dari 31 indikator yang disiapkan, terutama kantor-kantor harus menyiapkan ruangan menyusui, ruang untuk anak bermain serta toilet (WC) wanita dan pria harus terpisah.

"Beberapa ini indikator ini harus ada dulu baru kita bisa membuat kota layak anak. Misalnya di pengadilan sekarang sudah ada ruang menyusui maupun ruang anak bermain. Tetapi macam di bandara serta tempat umum lainya belum ada ruangan menyusui. Untuk itu harus di siapkan,” katanya.

Selain itu, saat pertemuan membahas terkait hal ini, diperlukan kehadiran Bupati. Hal itu agar adanya komitmen dari setiap SKPD terkait untuk menjalankan program kota ramah anak.

"Tahun depan ibu menteri sendiri yang akan datang untuk segera membuat Timika jadi kota layak anak, walaupun ada 31 indikator untuk kota layak anak. Paling tidak kita juga sudah mempunyai forum anak yang sudah terbentuk," ujarnya. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment