Wabup Berterima Kasih kepada TNI dan Polri

Bagikan Bagikan


Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang
SAPA (TIMIKA) – Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI dan Polri Mimika yang telah susah payah bekerja keras mengevakuasi warga Kampung Kimbeli, Banti dan Utikini yang menjadi korban dalam pristiwa kontak senjata antara aparat keamanan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) beberapa waktu lalu.

“Saya sangat berterima kasih atas kerja keras aparat TNI dan Polri yang tidak mengenal waktu dan cuaca dalam menyelamatkan warga kita di Banti, Kimbeli dan Utikini dan diantarkan hingga tempat penampungan di Timika. 

Tentunya ini suatu kerja keras yang luar biasa  dari TNI dan Polri,” kata Yohanis ketika menyerahkan bantuan bahan makanan kepada warga pengungsi di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Anugerah, Distrik Kwamki Narama, Sabtu (25/11).

Yohanis menjelaskan, tragedi yang terjadi bukan hal yang mudah. Namun dikarenakan oleh ketulusan dan komitmen, aparat TNI dan Polri mampu menyelesaikannya.

Selain kepada aparat TNI dan Pori, Wabup juga  menyampaikan terima kasih kepada kepala suku dan tokoh masyarakat korban kontak senjata karena telah berusaha melakukan mediasi bersama masyarakat.

“Bapak-bapak kepala  suku dan tokoh masyarakat juga telah bersama-sama dengan Pemkab Mimika berdiskusi dan bertukar pikiran bersama masyarakat. Ini kerja sama yang baik sebagai bentuk tanggung jawab. Kita sama-sama berharap agar tukar pikiran akan selalu dilakukan sehingga masyarakat bisa terus hidup dalam kedamaian,” ujarnya.

Wabup Yohanis  mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut tidak bernilai jika dibandingkan dengan keadaan yang dialami. Bantuan ini sebagai bentuk Pemkab Mimika turut prihatin dan bertanggung jawab atas tragedi yang menimpa warga.

“Saya berharap bahan makanan ini dibagi secara adil kepada seluruh warga sehingga bisa dirasakan secara bersama-sama. Kita tahu bahan makanan ini tidak seberapa besar, namun ini dipakai untuk kelangsungan hidup selama di penampungan. Kita harus bersama-sama berdoa agar semua ini segera berakhir dan tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Terima kasih juga disampaikan kepada tenaga kesehatan yang selalu sigap melayani masyarakat korban tersebut.

Ketika diwawancarai usai menyerahkan bantuan, Wabup Yohanis mengatakan, selain di GKKI Jemaat Anugerah Kwamki Narama, ada sembilan posko lain di Timika yang telah didatanginya untuk menyerahkan bahan makanan.

“Saya secara pribadi tidak memedulikan berapa banyak bantuan yang telah Pemkab berikan, tapi yang terpenting saya bisa hadir di sana untuk melihat kondisi mereka. Saya cuma bisa berdoa dalam hati agar Tuhan segera mengakhiri semua ini,” katanya.

Dikatakan, berdasarkan data dan laporan dari kepolisian, warga yang dievakuasi pada tahap pertama sebagian besar telah dikembalikan ke kampung halaman masing-masing.

“Saya dengar sebagian warga lagi akan segera dipulangkan. Mereka dipulangkan secara bergelombang. Nanti akan ada yang menyusul,” tuturnya.

Sedangkan Wakapolres Mimika, Kompol Arnold Korowa SH membenarkan yang disampaikan Wabup Yohanis. Menurut Arnold, tanggal 22 November lalu Pemerintah Kabupaten Demak datang menemui warganya di Timika dan mengakui siap memulangkan 47 warganya kembali ke Demak.

“Yang disampaikan pak wakil itu benar. Pemerintah Demak sudah datang dan ada 47 warga Demak yang akan dipulangkan,” tutur Arnold.

Sementara Kepala Suku Banti, Kamaniel Waker mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan Pemkab Mimika. Diakuinya sempat terlintas dalam pikiran, bahwa Pemkab Mimika tidak memedulikan tragedi yang menimpa warga tiga kampung di Tembagapura.

“Kami ini hanya bisa menangis dan berpikir mungkin Pemkab lupa dengan kami semua. Tapi itu tidak benar karena semua ini disebabkan keadaan saja. Kami berterima kasih kepada pak wakil bupati yang sudah datang membawa bantuan. Kami juga berharap agar situasi seperti ini bisa segera diselesaikan,” kata Kamaniel. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment