Wabup dan Pegawai Pemkab Mengaku GALAU

Bagikan Bagikan

Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang

SAPA (TIMIKA) –Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang dan para Pegawai lingkup Pemkab Mimika mengakui galau dengan situasi keamanan di Kabupaten Mimika yang masih jauh dari kondisi kondusif.

Kegalauan ini menurut Yohanis, terjadi selain karena adanya kontak senjata antara aparat keamanan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Tembagapura, juga terjadi pemalangan gerbang masuk dan ke luar di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) oleh para guru penuntut insentif.

“Apa yang bapak dan ibu semua rasakan saat ini, juga sangat-sangat saya rasakan. Kita semua lagi galau. Di Tembagapura ada kontak senjata, Kantor Puspem pun dipalang oleh para guru.

Hati siapa yang tidak sedih dengan kondisi seperti ini,” tutur Yohanis ketika membuka kegiatan sosialisasi dan Pendampingan Penyusunan Raperda/Raperbup Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Sesuai Permendagri nomor 19 tahun 2016 yang digelar oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Jumat (17/11).

Ia mengakui, dalam menyikapi berbagai persoalan tersebut hanya bisa dalam bentuk panjatkan doa kepada yang maha kuasa. Sebab, untuk persoalan di lingkup pemda, keberadaanya seperti ada dan tiada.

“Saya ini mau dibilang ada, tapi seperti tidak ada. Mau dibilang tidak ada, tapi saya ada. Saya rasa bapak dan ibu semua mengetahui hal itu. Saya dan kita semua hanya bisa berdoa dan berdoa saja,” ungkapnya.

Rasa galau ini juga diakuinya ketika menghadiri diskusi bersama Forkompida Mimika di Hotel Cendrawasih 66. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment