Warga Bela Keluhkan Tidak Ada Yankes

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Salah satu warga Bela Elninus Kemong mengeluhkan sulitnya mendapatkan Pelayanan Kesehatan (Yankes) dan Pelayanan Pendidikan mulai dari kampung Bela 1 sampai Bela 5 Distrik Olara Mabongin akibat dari keterbatasan sarana dan prasarana pendukung serta akses transportasi kesana.

Pelayanan kesehatan dan pendidikan tidak ada,” kata Elninus saat diwawancarai Salam Papua  dihadapan pimpinan anggota DPRD Mimika yang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Bela I, Distrik Olara Mabongin, Kamis (16/11).

Dia menjelaskan, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Warga yang sakit harus diantar hingga ke Distrik Alama melalui Bela 1 sampai Bela 5 dan akan bermalam dikeluarga yang berada di Bela 2 dan seterusnya dan memakan waktu 2 sampai 4 hari. Itupun kalau pasien merasa kuat untuk berjalan. Begitu juga setelah selesai berobat. Dengan kondisi tersebut sangat miris rasanya dengan perjuangan hidup yang dijalani warga Bela.

Kalau ada yang sakit itu kita berobat di Alama itu kita jalan bisa sampai 4 hari,” katanya.

Dia berharap ada perhatian dari Pemkab Mimika kepada kampung-kampung yang ada dipegunungan. Dalam hal ini membangun sarana dan prasarana penunjang pelayanan di Bela. Sehingga warga Bela bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak seperti Distrik lain di Mimika.

“Kami minta Pemerintah bangun Puskesmas dan sekolah disini, supaya kami tidak jauh-jauh lagi untuk berobat,” harapnya.

Dia menyampaikan, dengan anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan di Papua terlebih khusus di Mimika mulai dari APBD, DAK, DAU serta DD, ADD yang terbilang cukup besar. Namun tidak bisa menjawab kebutuhan warga di Bela yang ingin mendapatkan kesejahteraan layaknya masyarakat lain di Mimika. Dengan kata lain kampung Bela masih terisolir dari sentuhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Kami minta anggaran banyak itu coba bangun Puskesmas disini lagi, biar kami tidak setengah mati jalan kaki untuk berobat,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom, SE berjanji akan mengusulkan program tersebut ke dinas terkait sehingga tahun anggaran 2018 mendatang program pembangunan gedung Puskesmas serta pendidikan bisa terealisasi. Sehingga harapan warga masyarakat disana terjawab.

Kami akan usulkan ke dinas terkait untuk pembangunan puskesmas dan sekolah,” kata Elminus. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment