Warga Jawa Dipulangkan Difasilitasi Pemkab Demak

Bagikan Bagikan


Ketua KKJB Mimika, Imam Parjono
SAPA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak memfasilitasi kepulangan warganya, yang beberapa waktu lalu berhasil dievakuasi dari wilayah Tembagapura ke Timika. Sebagai bentuk keseriusan dari Pemkab Demak, Senin lalu (20/11/), sebanyak tiga orang diutus oleh Bupati Demak  ke Kabupaten Mimika, yakni Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Pemkab Demak Eko Pringgo Laksito, Kepala Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, H Agus Herawan, Kepala BAZNAS Demak Bambang Susetioyanto.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Industri Pemkab Demak, Eko Pringgo Laksito mengatakan, pihaknya diperintahkan oleh Bupati Demak untuk melihat secara langsung warga Demak yang beberapa waktu lalu menghadapi permasalahan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Tembagapura.

“Selain itu Pemkab Demak juga dituntut oleh keluarga korban, yang terus menanyakan kondisi keluarga yang di Mimika. Sehingga kami bertanggungjawab terhadap warganya. Walaupun warga Demak dalam mencari pekerjaan tidak ijin dari pemerintah. Tapi mereka adalah warga kami,” katanya saat dihubungi Salam Papua.

Dia mengatakan, berdasarkan data yang ada, seluruh warga asal Demak sudah dipulangkan semua. “Untuk jumlah data awal sebelum dievakuasi sebanyak 35 orang. Selanjutnya setelah dievakuasi menjadi 36 orang, dan berkembang menjadi 39 orang. Dan posisi terakhir 43 orang. Alhamdulillah hari ini semua dalam keadaaan sehat dan dipulangkan ke daerah mereka tadi pagi,” ujarnya.

Sementara, Ketua Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu (KKJB), Imam Parjono mengatakan kepulangan warga Jawa akan terus dilakukan lantaran banyaknya permintaan keluarga masing-masing.

“Saya Sudah melakukan koordinasi dengan pemkab masing-masing daerah, dan hari ini selain Demak ada 5 warga asal Rembang juga berangkat,” katanya.

Parjono mengaku, para warga yang dievakuasi khususnya warga Jawa masih ada disekretariat KKJB yang terletak di Jalan Budi Utomo ujung, dan sebagian ada yang dititipkan ke Paguyuban PATI di jalan Semangka,Irigasi Ujung yang juga berada di bawah KKJB.

Dirinya juga mengatakan dan mengimbau kepada para warga Jawa, agar tidak lagi kembali ke daerah konflik tersebut, dan lebih baik mencari pekerjaan yang lain, dan lebih aman.

" Saya berpesan kepada mereka untuk tidak lagi kembali, dan mencari pekerjaan yang lebih baik dan aman," kata Parjono. (Salma)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment