Waropea - Bolang Bantu Bama Warga Korban Sandera KKB

Bagikan Bagikan


Pasangan Cabup, Robert Waropea dan Albert Bolang di tengah-tengah pengungsi
SAPA (TIMIKA) – Pasangan Calon Bupati (Cabup) Robert Waropea dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Albert Bolang yang dijuluki “R n B” mengaku terdorong  rasa simpati kemanusiaan atas tragedi penyanderaan warga Banti dan Kimbeli, Distrik Tembagapura yang berhasil dibebaskan melalui kontak senjata antara aparat keamanan versus Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Robert dan Albert  yang berencana merebut kursi Mimika I dan II melalui perseorangan dalam Pilkada serentak 2018 rela meluangkan waktu mengunjungi 804 warga yang berhasil dievakuasi dan diungsikan TNI/Polri di penampungan sementara di Graha Eme Neme Yauware (ENY).

Rasa empati pasangan ini terhadap warganya ditunjukan dengan memberikan bantuan berupa bahan makanan (Bama). Bantuan Bama itu  seperti Beras puluhan karung, Mie Instan, Minyak Goreng, makanan ringan  yang dibagikan kepada  anak-anak pengungsi.  Selain Bama, pasangan ini memberikan bantuan berupa bantal, selimut dan tikar plastik.

“Kami berikan bantuan ini murni karena terdorong oleh rasa kemanusiaan. Bantuan kami tidak seberapa besar dan banyak.  Tapi kami berharap bantauan kami  ini bisa bermanfaat bagi semua saudara dan saudari kami di sini. Kami tidak punyai maksud lain selain karena rasa iba kami kepada saudara, saudari, bapak, mama dan anak-anak kita semua yang menjadi korban,” kata Cawabup  Albert Bolang sambil menyerahkan bantuannya kepada perwakilan masyarakat korban tragedi tersebut.

Dia mengaku hubungan kekerabatan antara masyarakat Kimbeli dan Banti sudah  terjalin sejak tahun 2000 lalu. Rasa kekeluargaan yang sudah terjalin sejak lama itu bukan terjadi sesaat pasca insiden kontak senjata yang terjadi di Banti dan Kimbeli.

“Hubungan kita  bukan hanya karena adanya pristiwa ini, apalagi karena momen Pilkada. Jadi kami tidak mengharapkan hal yang lain selain untuk membantu saudara dan saudari semua. Karena kita semua sama, kalian semua adalah kami. Kita semua sama dan saling mengasihi,” ujarnya.

Senada dengan Cawabup, Cabup, Robert Warapea mengatakan,  pristiwa penembakan yang terjadi pasti  meninggalkan trauma bagi saudara semua.  Maka, selaku anak Mimika, ia mengaku ikut prihatin dan tergerak hati membantu, meskipun nilainya tidak seberapa.

“Saya sangat prihatin dan merasa sedih atas peristiwa yang menimpa saudara-saudara saya. Saya sangat merasakan apa yang bapak dan ibu rasakan saat ini. Tidak perlu berfikir yang lain-lain, tapi kami hadir dan memberikan bantuan ini murni karena kami juga merasakan yang bapak dan ibu rasakan,” tutur Robert.

Menanggapi hal itu, Kepala Suku  Banti, Kamaniel Waker mengucapkan,  sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan pasangan R n B.

“Kami semua sangat bersyukur dan berterimakasih karena pasangan R n B telah membantu masyarakat Kimbeli dan Banti,”  kata  Kamaniel.

Dia mengisahkan, hubungan batin antara keluarga besar Kimbeli dan Banti sudah  lama terjalin bersama Robert Waropea dan Albert Bolang. Sejak saling mengenal beberapa waktu lalu, kata Kamaniel pasangan Cabup R n B merupakan sosok perhatian dan berjiwa sosial.

“Dua bapak ini sudah lama kami kenal.  Karena sering membantu dalam berbagai hal. Kalau kami ada masalah, selalu kami diskusikan kepada pak Bolang atau pak Robert  dan kami selalu diberikan solusi,” tuturnya.

Senada dengan Kamaniel, perwakilan masyarakat Banti, Aleks Sanawatme mengatakan sangat bersyukur dengan adanya kepedulian pasangan R n B.  “Terimakasih banyak. Selama ini belum ada pasangan Cabup yang datang bantu kami. Kalau Tuhan tidak mengizinkan R n B jadi pemimpin kami.  Maka kami akan berdoa terus supaya Tuhan memberikan berkat di jalan yang lain,” kata Aleks.  (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment