306 Calon Panwaslu Distrik akan Ikut Tes Tertulis

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Sebanyak 306 calon Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) distrik sudah mendaftar ke Panwaslu Kabupaten Mimika. Direncanakan pada hari Sabtu (2/12) akan mengikuti test tertulis di SD Tiga Raja jalan Yos Sudarso pada Pukul 12.00 Wit.

Komisioner Panwaslu Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi sekaligus Ketua Pokja Panitia Pemilihan Distrik (Panelis), Toni Lehander Agapa S.IP, kepada wartawan Salam Papua di sekretariat Panwaslu di jalan Kihajar Dewantara Timika, Kamis (1/12), mengatakan kendala yang dialami selama Panwaslu Kabupaten melakukan perekrutan Panwas distrik selama ini adalah kondisi geografis di daerah pengunungan dan pesisir. Selain alat transportasi yang sulit untuk menjangkau, juga karena penyampaikan informasi yang terlambat.

“Kami sudah membuat  stiker untuk bagian dari penyampaian informasi, namun terlambat sampai di tujuan karena kondisi alam,” katanya.

Menurut dia, sebanyak 306 calon peserta Panwaslu sudah mendaftar yang tersebar di 18 distrik. Semua calon peserta akan melaksanakan test tertulis pada hari Sabtu (2/12) di SD Tiga raja pada pukul 12.00 WIT. Tes akan dilakukan hanya dalam satu hari, selama sekitar 3 sampai 4 jam.

“Semua yang sudah terdaftar akan mengikuti tes tertulis hari Sabtu (2/12) di SD Tiga Raja. Untuk  menyediakan soalnya bukan Panwas kabupaten tetapi Bawaslu Provinsi sehingga kami tidak mengetahui bentuk soal yang akan diujikan nantinya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tes berkaitan seputar materi undang-undang pengawasan Pemilu. Usai melakukan tes tertulis, kemudian akan dilanjutkan ke tahapan wawancara.

“Untuk kisi-kisinya yang akan di tes hanya seputar undang-undang pengawasan Pemilu. Untuk jumlah soalnya kami tidak tahu. Kita akan lihat pada waktu tes nantinya. Kami mempunyai komitmen distrik Kuala Kencana, Miru, dan distrik Wania menjadi tolak ukur nantinya dalam pelaksanaan Panwas distrik,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kuota yang mengikuti tes setiap distrik standarnya hanya 9 orang, tetapi yang diterima nantinya hanya 3 orang per distrik. Sehingga total yang dibutuhkan untuk Panwaslu distrik adalah 54 orang dari 18 distrik yang ada.

Namun untuk distrik yang berada di pesisir akan mendapat toleransi karena daerahnya cukup jauh.

“Jadi sistemnya untuk memenuhi kuota minimal 9 orang, lebih dari itu tidak bisa.

Namun, nantinya cuma 3 orang saja yang berhak lolos. Untuk distrik yang jauh di pesisir akan ada toleransi, karena tidak bisa dipaksakan,” ungkapnya.

Di Kabupaten Mimika sebenarnya sudah terlambat dalam hal pelaksanaan tes yang dimaksud, karena banyak faktor yang menjadi kendalanya. Namun, Panwaslu optimis sebelum tanggal 10 Desember sudah dilakukan pelantikan. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment