Banjir dan Longsor di Tembagapura, Tidak Ada Korban Jiwa

Bagikan Bagikan
Banjir dan longsor melanda kawasan pperasional PT Freeport di Tembagapura
SAPA (JAYAPURA) - Bencana alam banjir dan longsor melanda kawasan operasional PT Freeport Indonesia (PTFI) di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua , Minggu (24/12), akibat hujan dengan intensitas cukup tinggi. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Minggu mengatakan banjir dan longsor yang terjadi di beberapa lokasi di Distrik Tembagapura terjadi karena curah hujan yang tinggi.  

Dari laporan yang diterima terungkap hujan yang turun sejak pikul 15.30 WIT hingga mengakibatkan air meluap dan mengenangi beberapa lokasi di mile 66. Ketinggian air di cek poin 66 mengakibatkan saluran air meluap dan turun ke jalan di perumahan karyawan.
Luapan banjir air dan lumpur menggenangi perkantoran

Kamal menjelaskan, selain itu di mile 68, air beserta lumpur masuk ke dalam kantor tim penyelamat atau Emergency Rescue, lantai dasar barak 1, rumah F 1 dan jalan depan Rumah Sakit Tembagapura. Longsor disepanjang pinggiran sungai yang berada di depan kantor Enginering hingga disamping kawasan perbelanjaan keluarga yang sebelumnya sudah diperbaiki.

"Akibatnya manajemen PT.Freeport sempat membunyikan sirine sebanyak lima kali sebagai tanda kota dalam bahaya, dan kemudian menutup jalan yang melintasi rumah sakit menuju ke pusat perbelanjaan," kata Kombes Kamal.

Juru bicara PT Freeport Reza Pratama saat dikonfirmasi mengatakan manajemen masih memantau keadaan yang kini sudah relatif aman. "Dampak bajir dan longsor baru akan dievaluasi Senin (25/12)," kata Reza Pratama. (Ant) 
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Itu sdh tanda2 azab buat freeport,tinggal tunggu lain waktu akan dtg azab yg jauh lebih besar,karena ulah managemennya sendiri,ingat doa org yg management sdh injak2 tdk akan putus sampai managemen nya buka mata.

    ReplyDelete