Ditembak KKB, Trailer Freeport Masuk Jurang

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Konvoi Trailer milik PT Freeport Indonesia (PTFI) ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sekitar mile poin 60 Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, pada Jumat (1/12) sekitar pukul 10.00 WIT. Akibatnya sebuah trailer masuk jurang.

Kapolres Mimika, AKBP Victor D Mackbon, membenarkan hal itu ketika dikonfirmasi di Timika, ibu kota Kabupaten Mimika.

"Jadi pada pukul 10.00 WIT konvoi kendaraan trailer melintasi area MP 60 dari arah kota Tembagapura menuju Timika dan ditembak oleh KKB," kata Viktor.

Ia menyatakan penembakan itu diduga kuat dilakukan oleh kelompok yang selama ini melakukan teror penembakan di area konsesi perusahaan tambang emas itu.

Awalnya, konvoi kendaraan trailer melaju di ruas jalan menurun jalur MP 60, tiba-tiba terdengar bunyi tembakan senjata api dari arah samping kanan jalan atau dari arah bukit sebelah kanan, hingga mengenai helm seorang sopir trailer.

Akibat panik, sopir tersebut tidak dapat berkonsentrasi mengendalikan dan menyebabkan trailer yang dikendarainya mengarah ke sebelah kiri dan masuk ke jurang.

Untungnya sopir yang diketahui bernama, Ahmad Susanto tersebut berhasil ke luar dari dalam trailer dengan meloncat ke arah kanan dan segera berlari mencari posisi aman.

Sekitar 30 menit berselang, kendaraan Wakasatgas Amole melintas dan berusaha mengevakuasi para sopir ke MP 68, Tembagapura.

Berikut nomor unit Trailer yang terkena tembak, 020816, 020863, 021013 dan 021086. Sedangkan trailer dengan nomor 903211 yang dikendarai Ahmad Susanto masuk dalam jurang di area MP60.

Ahmad dan Puryanto yang mengendari trailer dengan nomor unit 021013 yang terkena serpihan kaca akibat penembakan di bagian lengan kanan sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Tembagapura di mile 68.


Informasi yang diperoleh dari sumber Salam Papua menyebutkan, akibat dari incident tersebut,  sopir trailer Achmad Susanto  mengalami luka terkena serpihan peluru dibagian wajah dan kepala yang memar akibat peluru yang mengenai helm korban. Pukul 11.00 WIT korban kedua, Puryanto (driver trailer) tiba di emergency rumah sakit Tembagapurara dengan luka pada tangan kanannya. Kedua korban saat ini  sementara masih mendapatkan pertolongan pertama dari pihak medis.
Sementara trailer nomor unit 020863 yang dikendarai Senoari Wibowo dan 021086 dengan Driver Ebin Rante selamat dari insiden penembakan tersebut.
Kini, konvoi dihentikan sementara dan anggota TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Amole sementara melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan. (Ant/Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment