Freeport Gelar Perayaan Natal Bersama Area Lowland

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) –  PT Freeport Indonesia (PTFI) mengadakan Perayaan Natal bersama yang dikoordinir Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) area Lowland. Perayaan tersebut berlangsung meriah di gedung Multi Purpose, Kuala Kencana, Jumat (8/12) malam. 
Freeport menggelar perayaan Natal bersama Area Lowland 
Kurang lebih 700 umat kristiani dari 5 denominasi gereja di bawah koordinasi BAMAG Lowland, GKI, Katholik, GKII, GPDI, dan GMAHK mengikuti ibadah perayaan Natal bersama yang di pimpin langsung Pdt PSHover dari GBI Rock Yogjakarta.

Dalam khotbahnya, Pdt PSHover mengatakan, dengan mengangkat tema Kolose 3 : 15 “Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh dan bersyukurlah”, makna itu haruslah benar-benar dipahami.

"Bagaimana orang bisa merayakan natal tanpa makna natal? Sebab dengan makna natal kita berkewajiban merubah kehidupan kita," katanya.

Pdt PSHover juga menyampaikan konteks natal dalam Yesaya 9 : 5, "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita, dan lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: penasihat ajaib, Allah yang perkasa, bapa yang kekal, raja damai".

“Maka kita sebagai umat kristiani harus menyambut kedatangan Yesus Kristus dengan hati yang bersih,” katanya.

Tidak hanya itu, Pdt PSHover juga berpesan agar umat kristiani meresapi kedamaian, sebab dengan kelahiran Yesus Kristus membawa kedamaian bagi umatnya.

"Umat harus benar-benar memahami arti itu dengan sungguh-sungguh. Saya kuatir kalau kita tidak lihat dengan cara yang benar, dan setiap tahun natal khotbahkan damai, damai, damai tetapi tidak sejati, selalu dapat yang palsu. Maka umat Kristiani harus paham dengan baik makna natal itu," ujarnya.

Ketua panitia natal PTFI BAMAG Lowland, Ermon Hasiholan, dalam laporannya mengatakan ibadah natal tahun ini mengangkat tema "Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu", Kolose 3 : 15.

"Ibadah tahun ini dimana kita rayakan dalam keadaan perusahaan kita sedang menghadapi tantangan, baik dari internal maupun eksternal. Sehingga kami sebagai panitia natal juga sesuaikan dengan keadaan saat ini, dimana kita lebih fokus pada ibadah natal," katanya.

Sebagai umat Kristiani, ia mengajak untuk bersyukur karena dapat merayakan natal secara bersama. Karena menurutnya, natal merupakan suatu momen yang sangat penting, dan kelahiran Yesus Kristus  merupakan simbol bukti kasih dan kepedulian Allah yang tidak terukur besar dan luasnya, serta membawa kedamaian.

"Semoga damai kristus yang ada didalam hati kita berdasarkan sesama kita, sehingga menyambut kedatangan Yesus sang raja damai kita semakin banyak disebut sebagai duta-duta damai," ucapnya.

Ibadah perayaan natal digelar dalam bentuk drama musikal. Dimulai dari doa pembukaan yang di bawakan Pdt Anthoneta Onna Bano dan dilanjutkan dengan pujian-pujian oleh pengisi acara yakni, artis rohani dari Trio Papua Jayapura. Pemain musik dan singer dari GBI Sion Timika, Arpeggio Violin Kuala Kencana, Iyakoko Patea anak dan dewasa, serta The Evangelist Children's Choir Timika.

Adapun yang hadir dalam perayaan natal bersama yakni perwakilan manajemen PTFI, diantaranya Executive Vice Presiden (EVP) Tecnical Services, George Banini dan perwakilan komunitas expat, William Rising. Turut hadir pula perwakilan dari Pemkab Mimika dalam hal ini Kelurahan Kuala Kencana, serta keluarga besar PTFI, kontraktor dan privatisasi area lowland atau dataran rendah. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment