Gelar Pasar Murah, Disperindag Juga Sediakan 60 KL Minyak Tanah

Bagikan Bagikan
Bernadus Songbes Kepala Disperindag Mimika

SAPA (TIMIKA) – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika akan menyediakan 60 kilo liter (KL) minyak tanah untuk di distribusikan ke masyarakat melalui pelaksanaan operasi pasar murah pada Jumat (8/12) mendatang di halaman Gelael, Jalan Cederawasih.

Tidak hanya dihalaman Gelael, penyaluran minyak tanah murah ini juga dilakukan di beberapa tempat lainnya seperti halaman Kantor Kelurahan Distrik Mimika Timur, Mile 32, SP 5, SP 3, SP 2, SP 1, Gereja Katolik Sempan, gereja Ebenheizer, gereja Torsina dan beberapa tempat lainnya.

“Tanggal 8 itu dilakukan di halaman Gelael dan dibuka secara resmi oleh Bupati Eltinus Omaleng. Untuk pasar murah sembako lainnya akan dilakukan hanya di dua titik saja, yakni di Mapurujaya dan Gelael selama tiga hari beturut-turut, yaitu tanggal 8 sampai tanggal 11,” kata Kepala Disperindag Mimika, Bernadinus Songbes, SH ketika ditemui di kantornya, Rabu (6/12).

Pegelaran pasar murah sembako yang akan dilakukan secara bersamaan selama tiga hari di masing-masing tempat yang ditentukan, sekaligus pendistribusian minyak tanah murah. Sasaran pendistribusaian sembako di khususkan bagi masyarakat pra sejahtera dan keluarga sejahtera tahap satu.

Kuota penjualan minyak tanah akan dibatasi bagi setiap pembeli. Sedangkan untuk sembako akan diberikan kebebasan sesuai dengan kebutuhan.

“Untuk batasan pembelian minyak tanah akan diatur dan disesuaikan dengan banyaknya warga yang kelak datang di setiap titik. Kita harapkan 60 KL ini bisa disalurkan secara merata bagi masyarakat di sekitar wilayah pelaksanaan,” tuturnya.

Pada kegitaan ini Disperindag akan menyediakan dana sebesar Rp500 juta untuk pendistribusaian sembako termasuk pembiayaan 60 KL minyak tanah. Dana tersebut diakui sebagai biaya operasional secara keseluruhan selama pelaksanaan pasar murah serta biaya konsumsi dan transportasi bagi para pegawai selaku pelayan masyarakat di setiap titik.

“Ini sebagai kepedulian dan perhatian Pemkab untuk ketersediaan sembako bagi masyarakat Mimika menjelang dan pada puncak perayaan natal dan tahun baru. Untuk sistim penjualan sembako akan dilakukan dalam bentuk paket dan eceran. Untuk harga secara keseluruhan sudah pasti kurang dari harga normal. Contoh kalau yang harga Rp10 ribu, maka kita jual Rp8 ribu saja,” jelasnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment