Gerakan Pramuka KWARCAB 2608 Mimika Adakan Aksi Sosial

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, gerakan pramuka Kwarcab Mimika 2608 adakan aksi peduli pengungsi Banti, Kimbely dan Utikini di Kwamki Narama. Kegiatan tersebut diawali dengan peringatan Maulid bersama gugus depan (gudep) dari beberapa sekolah di Lapangan Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) Timika, Selasa (5/12).
 
KWARCAB 2608 Mimika
Ketua panitia sekaligus Pembina pramuka gudep SD Yapis, Arsyad Rifai, dalam sambutannya mengatakan,  tujuan peringatan Maulid tersebut, guna berhijrah. Yakni  meninggalkan hal yang buruk menuju kebaikan.

“Dalam Pramuka diterapkan pendidikan kerohanian dengan hal itu sudah tertuang dalam Kurikulum Pendidikan Pramuka yang mengangkat Aspek Spriritual,” katanya.

Arsyad mengaku, kegiatan yang pertama kali diadakan Kwarcab 2608 itu akan dijadikan agenda baru Kwarcab Mimika setiap tahunnya dan berusaha agar seluruh gudep pramuka turut berpartisipasi.

“Pertama kali diadakan oleh kwarcab Mimika. Kita bisa lihat, banyak dari gudep yang diundang tidak menghadiri. Hal itu dikarenakan gudep sekolah lain sedang fokus ke UAS,” ujarnya.

Lanjut ia, banyaknya persoalan yang muncul di Timika, membuat pihaknya berupaya untuk bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan kota Timika yang aman dan damai.

“Dalam peringatan ini, kami semua berdoa untuk Timika agar aman dan damai. Makanan khas Maulid Nabi Muhammad yakni Telur dan makanan lainnya kita berikan kepada adik-adik di pengungsian sana,” ujarnya.

Sementara itu, Lalu Hiskam selaku perwakilan Kwarcab Mimika mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda itu merupakan kegiatan postif lantaran membantu pemerintah daerah mengamankan Kabupaten Mimika.

“Dalam hal ini, kami sangat mendukung. Ini adalah kegiatan untuk mencegah terjadinya tawuran pelajar. Kami  memberikan pesan-pesan Kamtibnas, agar kiranya membantu menjaga keamanan. Melalui kegiatan ini, adik-adik berdoa dan berharap doa mereka diterima yakni menjadikan Mimika tetap damai dan aman,” katanya saat ditemui  Salam Papua.


Adapun gudep yang turut hadir dalam peringatan itu di antaranya gudep SD, SMP, SMK Yapis, SMA N 1 Mimika dan SMK N 3 Kesehatan. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment