Hanya Enam Paslon Perseorangan Berkasnya Lengkap

Bagikan Bagikan


Derek Motte, Komisioner Divisi Teknis KPU Mimika
SAPA (TIMIKA) - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua kini melakukan penelitian administratif terhadap berkas dukungan perseorangan yang diajukan oleh enam bakal pasangan calon bupati-wakil bupati dari jalur perseorangan.

Komisioner KPU Mimika Divisi Teknis, Derek Motte kepada Antara di Timika, Jumat (1/12), mengatakan dari sembilan bakal paslon bupati-wakil bupati Mimika periode 2019-2023 yang maju dari jalur perseorangan, hanya enam bakal paslon yang berkasnya memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Keenam bakal paslon bupati-wakil bupati Mimika itu yakni Hans Magal-Abdul Muis, Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra, Robertus Waropea-Albert Bolang, Philipus B Wakerwa-H Basri, Maria Florida Kotorok-Yustus Way dan Petrus Yanwarin-Alpius Edoway.

Sementara itu,tiga bakal paslon lainnya berkasnya dinyatakan tidak lengkap. Ketiga paslon tersebut yakni Longginus Kareyau-Muhammad Hasan Husein, Frengky Kambu-Taslim Tahuteru dan Karolus Tsunme-Rovina Sarvunin Pesurnay.

"Sekarang kami masuk tahapan penelitian berkas dukungan perseorangan paslon perseorangan. Dukungan perseorangan berupa kartu tanda penduduk/KTP yang mereka serahkan akan dihitung kembali," jelas Derek.

KPU Mimika membuka kesempatan kepada bakal paslon bupati-wakil bupati Mimika yang maju dari jalur perseorangan untuk menyerahkan berkas dukungan perseorangan sejak 25 November hingga 29 November 2017.

Derek mengatakan indikator untuk menentukan lengkap tidaknya berkas dukungan perseorangan yang diajukan oleh masing-masing bakal paslon ditentukan oleh beberapa hal seperti data dukungan perseorangan tersebut harus dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Selanjutnya, yang bersangkutan harus mengisi formulir model B1 KWK I yaitu surat dukungan paslon perseorangan untuk maju dalam pemilihan bupati-wakil bupati, formulir model B1 KWK kolektif.

Berkas-berkas tersebut harus dibuat dalam rangkap tiga, satu rangkap untuk KPU Mimika, satu rangkap untuk Panitia Pemilihan Distrik/PPS dan Panitia Pemungutan Suara/PPS untuk kepentingan verifikai faktual, serta satu rangkap akan dikembalikan kepada bakal paslon tersebut.

Derek mengatakan tiga paslon yang dinyatakan tidak lengkap berkas dukungan perseorangannya karena data mereka ditolak oleh Sistem Informasi Pencalonan (Silon) lantaran dimasukkan tidak tepat waktu serta tidak melengkapi formulir model B1 KWK rangkap tiga.

Atas dasar itu, KPU Mimika telah membuatkan berita acara yang menyatakan bahwa ketiga bakal paslon bupati-wakil bupati Mimika itu tidak memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 dan PKPU Nomor 15 Tahun 2017 serta PKPU Nomor 3 Tahun 2017.

Bakal paslon dari jalur perseorangan yang nantinya dinyatakan memenuhi syarat untuk maju sebagai calon bupati-wakil bupati Mimika akan melakukan pendaftaran ke KPU Mimika bersamaan dengan waktu pendaftaran paslon yang diusung parpol atau gabungan parpol pada 8-10 Januari 2018. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment