Jelang Natal, Puskesmas Sweeping Makanan Kadaluwarsa

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) - Mengantisipasi beredarnya makanan kadaluwarsa ke masyarakat khususnya di wilayah pelayanan Puskesmas Timika Jaya - SP 2, Puskesmas Timika Jaya berencana melakukan sweeping ke seluruh pelaku usaha khusus bahan makanan dan minuman seperti kios, toko hingga mini market di wilayah itu. Pelaksanaan kegiatan ini juga akan menggandeng Satpol PP, Babinsa dan pihak kelurahan. 
Gbr. Ilustrasi Sweeping makanan di supermarket 
"Karena dalam momen jelang hari raya besar agama selalu dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk menambah keuntungan, dengan menjual bahan makanan dan minuman yang semestinya telah lewat masa berlaku. Ini harus kita antisipasi. Kalau memang kita temukan, maka kita kumpulkan dan di basmi secara besar-besaran, kata Kepala Puskesmas Timika Jaya, dr Moses Untung saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (7/12).

Peredaran makanan maupun minuman kadaluwarsa menurut Moses, sangat mungkin dilakukan untuk menambah keuntungan pelaku usaha dengan memanfaatkan momen hari raya. Akan tetapi, sebagian masyarakat ternyata masih belum mengetahui peraturan peredaran dan batas waktu konsumsi. Sehingga masih banyak masyarakat mau membeli dan mengonsumsi tanpa mengetahui dampak bahaya dikemudian hari.

Sebenarnya dilakukan (sweeping) dalam pekan ini, tapi karena harus melaksanakan program lain maka kami tunda pekan depan. Bagaimana pun juga kami sangat mempedulikan kesehatan bagi semua warga dalam lingkup pelayanan kami," ujarnya.
Program atau sweeping ini diakui juga telah dilakukan pada bulan Juli lalu, sebelum perayaan idul fitri (lebaran). Saat itu terbukti banyak para pelaku usaha atau pedagang yang kedapatan menjual-belikan makanan dan minuman yang telah melewati masa berlaku.

Tugas kita itu untuk menutup akses perolehan bama (bahan makanan) dan minuman kadaluwarsa bagi masyarakat. Kalau konsumsi bama kadaluwarsa itu reaksinya bukan hanya terjadi sesaat setelah mengonsumsi, tapi juga menimbulkan bibit penyakit dalam tubuh manusia. Sehingga lebih baik mengantisipasi lebih awal melalui sweeping ini," tuturnya. (Acik) 
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment