Mengenang Tujuh Pahlawan Gedung Sate

Bagikan Bagikan
Robert Mayaut, Kepala Dinas PU Mimika

SAPA (TIMIKA) -  Seluruh jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mimika, Senin (4/12) menggelar  perayaan Hari Bakti PU ke 72. Perayaan itu dipersembahkan khusus  mengenang tujuh pahlawan yang mempertahankan Gedung Sate pada peristiwa heroik  3 Desember 57 tahun silam.

“Peringatan ini kita lakukan untuk mengenang perjuangan tujuh pahlawan yang mempertahankan gedung sate. Tujuh pahlawan ini merupakan pemuda indonsia sekaligus sebagai pegawai departemen PU di masa itu,” kata Kepala Dinas  PU Mimika, Robert Mayaut mengenang kilas balik pertahanan Gedung Sate itu.

Hari bakti Dinas PU berawal dari tujuh pemuda itu  diantara puluhan pegawai  yang menjadi soko guru dalam mempertahankan departemen PU di Kota Bandung yang dikenal dengan sebutan gedung Sate.

Dia mengisahkan, setelah kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan, para pemuda yang merupakan bagian dari pegawai Departemen PU tidak mau ketinggalan dengan pemuda-pemuda lainnya di kota Bandung. Mereka mempersiapkan diri dalam menghadapi segala kemungkinan yang sekiranya akan dapat merintangi serta mengganggu kemerdekaan yang telah diproklamasikan.

Pada peristiwa 57 tahun silam itu, Gedung Sate berhasil diambil alih oleh gerakan pemuda PU dari tangan Jepang. Mereka dengan gigih mempertahankan dan memelihara apa yang telah diambil alih itu agar tidak direbut kembali oleh musuh.

Semula, mereka menggerakan pemuda dan  menghadapi kekuatan lawan, yaitu tentara Jepang. Namun menjelang akhir bulan September 1945, di Tanah Air ini mulailah mengalir tentara Sekutu yang katanya ditugaskan untuk menjaga keamanan dan menyelesaikan tawanan perang akibat bertekuk lututnya Jepang pada Sekutu Belanda.

Maka, perayaan Hari Bakti PU di Mimika dilaksanakan dengan menjalin kerja sama dengan Satuan Kerja (Satker) wilayah VI Timika, Provinsi Papua dengan melaksanakan beberapa agenda kegiatan seperti, penanaman bunga dan pohon di median jalan di SP 2, SP 5 dan beberapa ruas jalan lain dalam wilayah kota timika serta kunjungan ke panti sosial.

“Sebenarnya ini dilaksanakan tepat tanggal 3, tapi kerena bertepatan dengan hari minggu, maka kita undur. Intinya kita mengenang perjuangan tujuh pahlawan gedung sate selaku pejuang PU Indonesia,” katanya. 

Pegawai  Benah Diri
 Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang mengingatkan dan berharap seluruh jajaran pegawai PU dalam hari bakti PU ke 72 ini bisa mengisi dan menimba semangat tujuh pemuda yang mempertahankan Gedung Sate memulai berbenah diri. Seluruh pegawai Dinas PU Mimika harus  mampu berbenah diri dan memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi).

“Ini momen untuk membenah diri bagi rekan-rekan di PU. Orang PU harus mengerti tupoksi seperti apa itu pengaspalan dan proses-prosesnya. Selain itu juga tentang pembangunan drainase, median jalan dan yang lainnya. Supaya kalau semua pagawai PU bisa menguasai tupoksinya, maka tidak akan  datang orang lain yang mengajar,”  katanya  saat menyampaikan sambutan pada perayaan Hari Bakti PU di Halaman Kantor PU, Senin (4/12).

Dia juga mengingatkan, menjelang Natal dan Tahun Baru seluruh PTTK di setiap SKPD harus menjalin kerja sama dengan pihak ketiga agar  semua program kegiatan tahun 2017 bisa berjalan dengan tuntas. Semua pegawai  harus bisa memastikan seluruh pekerjaan yang telah dikerjakan bisa bermanfaat bagi pelayanan masyarakat Mimika.

Senada dengan Bassang, Kepala PU, Robert Mayaut menjelaskan, seluruh pegawai PU harus terus meningkatkan kerja sama, baik serta terus memperlajari tupoksi agar bisa menjalankan tugas dengan baik dan benar.

“Yang diingatkan Wabup itu sangat benar dan menjadi suatu pelajaran dalam pembenahan diri kita semua. Jujur  kita harus akui, setiap pekerjaan kita harus ada yang menilai. Sehingga kita juga harus terus membenah diri. Karena jika ada satu dari sekian banyak pekerjaan kita yang salah maka semuanya akan dinilai salah. Dan  kita harus terima sebagai acuhan dalam berbenah diri,”  katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment