Mimika Tidak Berpengaruh Terhadap Inflasi

Bagikan Bagikan
SAPA(TIMIKA) - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisperindag) Kabupaten Mimika Bernandus Songbes mengatakan, Kabupaten Mimika tidak terpengaruh dengan tingkat inflasi karena semua kebutuhan masih tersedia dan harganya terjangkau oleh masyarakat. 
Bernadus Songbes Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Mimika
Songbes menjelaskan inflasi  atau kenaikan harga secara bersamaan atau secara terus menerus dalam kurun waktu tertentu, disebabkan karena munculnya tiga hal yakni permintaan meningkat sedangkan barang-barang yang dicari terbatas. Selain itu, harga meningkat sedangkan produksinya minim. Dan peningkatan jumlah produksi disertai dengan peningkatan permintaan.

“Dikatakan inflasi apabila kebutuhan untuk masyarakat dianggap tidak ada sementara kita di Kabupaten Mimika  ini stok untuk kebutuhan sembako sampai tahun baru ini mencukupi. Persediaan ini kami dari Disperindag sudah pantau sehingga tidak pengaruh,” katanya kepada wartawan di Kantor Disperindag, Rabu (6/12).

Selain stok barang memadai, kata Kadisperindag, harga barang saat ini masih tergolong stabil. Karena perhatian Kementrian Perdagangan dan Kementrian Pertanian selama ini sangat tinggi untuk kawasan timur Indonesia, terlebih khusus Papua. Bahkan setiap bulan Dsiperindag diminta untuk mengirim data harga barang ke pusat.

“Tidak ada inflasi. Buktinya Dolog masih menjual beras dengan harga dibawa pasaran. Begitu juga dengan gula dan minyak goren,” katanya.

Dia memastikan persediaan sembako sangat mencukupi untuk Natal maupun tahun baru. Selain itu akan digelar pasar murah digelar oleh Pemkab untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment