Pasca Pemalangan, Aktifitas Puskesmas Limau Asri Belum Maksimal

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) - Pasca pemalangan Puskesmas di Kampung Limau Asri - SP 5, Distrik Iwaka, aktifitas pelayanan terhadap masyarakat belum berjalan secara maksimal. Dimana sebelumnya pemalangan dilakukan terkait persoalan transparansi dana yang disalurkan ke Puskesmas, juga gaji pegawai yang bekerja menjadi salah satu persoalan di Puskesmas tersebut. 
Puskesmas Kampung Limau Asri SP5 Distrik Iwaka Mimika
Salah seorang pegawai Puskesmas Limau Asri yang tidak mau disebutkan namanya, berinisial U, saat ditemui Rabu (6/12) di SP 5 mengatakan, bukan hanya persoalan transparansi dana dari Kepala Puskesmas (Kapus) kepada para pegawai. Melainkan, masih banyak persoalan lain yang mesti di klarifikasi Kepala Puskesmas kepada pegawainya, salah satunya pembayaran insentif untuk tenaga sukarela.

Menurutnya, tenaga sukarela yang ada di puskesmas ataupun di puskesmas pembantu (pustu) yang termasuk dalam wilayah kerja Puskesmas Limau Asri, sudah setahun belakangan mulai Januari hingga Desember 2017 gaji dan insentif belum dibayar.

Sebenarnya, pembayaran insentif untuk tenaga sukarela dibayarkan setiap triwulan, namun untuk tahun 2017 hingga bulan Desember belum dilakukan.

“Dalam setahun ini kami bekerja secara cuma -cuma saja, bahkan sampai akhir tahun 2017 ini gaji kami belum pernah dibayarkan,” ungkapnya.

Saat ini pegawai yang bekerja di Puskesmas Limau Asri mempertanyakan gaji mereka yang belum terbayarkan, terlebih mereka para tenaga sukarela yang selama ini bekerja di puskesmas maupun di lima pustu yang ada dalam lingkup wilayah kerja Puskesmas Limau Asri, diantaranya Pustu Mulia Kencana – SP 7, Pustu Iwaka, Pustu Naena Muktipura – SP 6, Pustu Pigapu dan Pustu SP 9.

Terkait pemalangan puskesmas yang dilakukan para pegawai puskesmas itu sendiri baru-baru ini, dibuka setelah ada koordinasi dengan antara aparat kepolisian dengan pegawai.
Selanjutnya, pemalangan langsung dibuka. Namun aktifitas puskesmas sejauh ini terlihat belum maksimal.

Memasuki hari ketiga pekan ini, aktifitas kantor belum berjalan, bahkan pintu puskemas masih tertutup dan tidak ada aktifitas apapun. Sempat ditanya warga disekitar puskesmas, menurut warga bahwa memang pagi hari puskesmas sempat dibuka, namun yang ada hanya bagian KTU. Sementara petugas puskesmas lainnya tidak ada, dan sekitar pukul 9.30 WIT puskesmas kembali di tutup.

“Kami sebagai masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan ini menjadi bingung ketika hendak berobat ke puskesmas, namun puskesmas belum dibuka,” ujar salah satu warga. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment