Pekan Depan Sidang Dugaan Korupsi Insentif Guru Masuk Tuntutan

Bagikan Bagikan
Kepala Kejaksaan Negerti Timika, Alex Sumarna

SAPA (TIMIKA) - Sidang perkara dugaan korupsi dana Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) tahun 2015 atau yang disebut insentif guru di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jayapura, akan masuk dalam tahapan pembacaan tuntutan jaksa pada pekan depan.

“Hari Selasa (12/12) depan sudah masuk pada tuntutan," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Timika, Alex Sumarna, SH., MH kepada wartawan di Timika, Jumat (8/12).

Ada empat tersangka dalam kasus tersebut, yakni NL yang diketahui merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) Mimika, AI yang juga mantan Kasubbag Keuangan, NR mantan bendahara dan UO mantan operator pada Dispendasbud Mimika.

Meski masih dalam satu kasus dugaan tindak pidana yang sama, namun Kejari Mimika membuat empat berkas perkara dengan pertimbangan peran berbeda dari masing-masing terdakwa.

Proses persidangan perkara ini belum bisa dipastikan rampung tahun ini, karena melihat tahapan siding masih panjang.

Diketahui sebelumnya, dalam pembayaran insentif terhadap guru terdapat nilai yang tidak sesuai dengan yang seharusnya dibayarkan. Dari situ, terdapat sisa dana sebesar Rp78.900.000 dan terjadi pembayaran kepada empat orang guru, namun keempat guru tersebut tidak masuk dalam daftar penerima dana TTP sebesar Rp38.400.000.

Bahkan, juga terjadi pembayaran tunjangan kepada guru yang telah meninggal dunia atas nama Anselmus Kapiyau sebesar Rp9 juta, dan terjadi pembayaran TTP kepada guru secara ganda sebanyak 61 orang dan terjadi kelebihan pembayaran sebesar Rp638.130.000.

Selain itu, terjadi penghilangan atau penghapusan 42 nama penerima yang telah tercantum dalam daftar penerima dana TTP sebesar Rp505.800.000. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment