Pembangunan Pelabuhan Potowaiburu Akan Terwujud

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) - Dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah pesisir pantai, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Mimika pada tahun 2018 akan membangun pelabuhan di Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh. Untuk mewujudkan pembangunan pelabuhan tersebut, bagian perhubungan Dishubkominfo melakukan seminar akhir pekerjaan penyusunan rencana teknis terinci pelabuhan Potowaiburu. 
 Seminar perencanaan pembangunan Pelabuhan Potowaiburu oleh David Kanangopme
Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Laut, David Kanangopme ketika ditemui wartawan di sela-sela acara seminar di Hotel Serayu, Kamis, (7/12) mengatakan, masyarakat pesisir pantai harus menikmati hasil pembangunan. Perputaran perekenomian harus bergerak di kampung agar setara dengan di kota. Tahun 2018 mendatang direncanakan pembangunan pelabuhan di Potowaiburu untuk mewujudkan itu.

“Pembangunan pelabuhan di Potowaiburu akan meningkatkan perekonomian di daerah pesisir nantinya. Masyarakat di pesisir harus menikmati pembangunan seperti halnya didalam kota,” katanya.

Kerangka dasar rencana pengembangan dan pembangunan suatu pelabuhan, di wujudkan dalam suatu pelaksanaan pekerjaan detail engineering design yang menjadi bagian dari tata ruang wilayah. Dimana pelabuhan sebagai sistim pengendali yang menjamin adanya sinkronisasi antara rencana pengembangan pelabuhan dengan rencana pengembangan wilayah.

Agar sebuah pelaksanaan pekerjaan detail engineering design dapat dipergunakan dan diterapkan, perlu ditetapkan suatu standar perencanaan pembangunan dan pengembangan pelabuhan.

“Apabila terjamin kelancaran arus transportasi penumpang dan barang dari dan ke daerah tersebut, wilayah Distrik Mimika Barat jauh khususnya di Potowaiburu, memiliki potensi multi sektor yang sangat besar. Sektor perikanan, wisata laut, jasa kelautan dan bisnis budidaya kelautan,” terangnya.

Rencana teknis terinci pelabuhan Potowaiburu, bagi pemerintah daerah dalam pembangunan pelabuhan adalah, memberikan masukan teknis bagi pemerintah daerah dalam bentuk rincian teknis perwujudan bangunan dan lingkungan pada kawasan pelabuhan. Sesuai dengan kriteria teknis menyusun rencana dan program pembangunan fisik.

Peningkatan pelayanan keamanan dan keselamatan pelayaran, antara lain penjagaan dan penyelamatan laut, peningkaatan pelayanan operasi transportasi laut dan ke pelabuhanan. Potensi tersebut belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan dengan baik, oleh karena minimnya sarana maupun prasarana yang tersedia, khususnya sektor transportasi laut, termasuk pelabuhan.

“Untuk mewujudkan hal ini, rencananya dalam pembahasan anggaran APBD tahun 2018 akan di akomodir. Rencana perwujudan pembangunan pelabuhan sudah disampaikan dalam seminar akhir ini,  baik kondisi lokasi maupun master plan pembangunannya,” tuturnya.

Rencana jangka pendek pelaksanaan dalam lima tahun menelan anggaran dengan total Rp32.841.578.000. Sementara rencana jangka menengah pelaksanaan 10 tahun, menelan total anggaran sebesar Rp29.170.524.000. Selanjutnya, rencana jangka panjang 20 tahun menelan total anggaran  sebesar Rp28.027.460.000. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment