Polres Mimika Diminta Lebih Serius Ungkap Kasus Pembunuhan

Bagikan Bagikan

Ilustrasi



SAPA (TIMIKA) - Beberapa kasus pembunuhan yang ditangani Polres Mimika hingga penghujung tahun 2017,  masih banyak yang belum terungkap. Ketua Komisi A DPRD Mimika, Saleh Alhamid, meminta Polres Mimika agar lebih serius lagi dalam menangani kasus-kasus pembunuhan. Pasalnya, pengungkapan kasus berkaitan erat dengan tingkat kepercayaan masyarakat kepada pihak kepolisian.

"Kota yang kecil ini (Timika), yang sudah dalam pengawasan pihak kepolisian ada Polres dan Polsek-Polsek didalamnya, ditambah dengan patroli juga sudah berjalan kemudian personil cukup, tapi kenapa di Timika ini pembunuhan seperti hal yang biasa-biasa saja. Jadi, kita punya kepercayaan terhadap kinerja kepolisian ini tidak bisa dipercaya lagi oleh masyarakat, karena apabila ada keluarga kita nantinya ada yang menjadi korban, tidak akan mungkin di ungkap siapa pelakukanya," kata Saleh saat ditemui di kediamannya Jalan Sam Ratulangi, Kamis (28/12).

Menurut Saleh, apabila kasus-kasus pembunuhan yang terajdi belum juga diungkap dan timbul kasus pembunuhan baru hingga itu berulang-ulang kali, maka akan menimbulkan rasa ketakutan di masyarakat. Karena kasus pembunuhan akan terus terjadi kapan saja, dan akan menghantui warga masyarakat karena para pelakunya belum dapat di tangkap. Di sisi lain, banyak kasus pembunuhan baru malah akan membuat kasus pembunuhan lama secara perlahan hilang di telan waktu.

"Sekarang ini orang-orang di Timika makin ketakutan, orang bunuh orang pelakuknya tidak bisa di tangkap. Sebenarnya apa yang membuat aparat kepolisian tidak bisa mengungkap kasus-kasus tersebut? Apapun modusnya, pasti akan meninggalkan jejak, dan aparat kepolisian kan sudah melalui pendidikan dalam penanganan kasus-kasus kejahatan," tuturnya.

Ia mengakui bahwa aparat kepolisian memang tidak selalu mengetahui akan terjadinya suatu tindak kejahatan di wilayah manapun. Tetapi munurutnya, walaupun demikian, aparat kepolisian sudah memiliki data-data untuk memperkecil ruang terjadinya tidak kejahatan. Walaupun demikian, masyarakat pun harus bisa membantu aparat kepolisian bila memiliki informasi yang bisa membantu petugas kepolisian dalam pengungkapan suatu kasus.

"Memang aparat kepolisian bukanlah malaikat yang selalu mengetahui tindak kejahatan dan siapa pelakunya. Tapi sebagai masyarakat, selain kita membantu juga mempertanyakan bagaimana kelanjutan kasus tersebut. Jangan sampai besok ada pembunuhan lagi dan kasus sebelumnya hilang tidak ada kelanjutannya," ujarnya.

Saleh berharap kinerja kepolisian agar lebih ditingkatkan dan benar-benar bekerja untuk membantu masyarakat. Dengan demikian, masyarakat akan merasa nyaman karena memiliki pelindung yang bisa memberikan rasa aman dari kejahatan-kejahatan yang ada di sekitar masyarakat.

"Tugas kepolisian saya pikir perlu ditingkatkan, dan masyarakat kan merasa nyaman apabila dalam menyelesaikan sebuah kasus dengan serius sehingga pelaku-pelaku kejahatan terutama pembunuhan bisa terungkap siapa pelakukanya," harapnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment