Polres Mimika Gelar Operasi Multi Sasaran di Kwamki Narama

Bagikan Bagikan
Kompol Toni Upaya, Kabag Ops Polres Mimika

SAPA (TIMIKA) – Aparat kepolisian dari Polres Mimika dan dari Pos Polisi (Pospol) Kwamki Narama melakukan operasi multi sasaran. Operasi ini dilakukan sebagai upaya aparat kepolisian dalam menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta mengantisipasi terjadinya pertikaian antara kelompok masyarakat di Distrik Kwamki Narama.

Dari hasil operasi tersebut polisi berhasil mengamankan sejumlah Senjata Tajam (Sajam) berupa panah, busur, anak panah dan tombak yang sering digunakan masyarakat sebagai alat perang selama ini. Penyalagunaan Sajam ini sering meresahkan masyarakat. Bahkan terkadang masyarakat selalu ditakuti-takuti dengan benda-benda itu.

“Kita antisipasi memang mulai dari sekarang agar situasi pada perayaan natal nantinya aman dan kondusif serta tidak ada hal-hal yang mengganggu,” kata Kabag Ops Polres Mimika, kompol Tony Upuya saat ditemui wartawan Salam Papua di kampung ile-ale Sp 3, Senin (4/12).

Menurut dia, kegiatan operasi multi sasaran ini akan menjadi agenda rutin aparat kepolisian demi memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Apalagi menjelang hari besar keagamaan, khususnya hari natal pada bulan Desember ini.

“Rasa aman itu harus dapat diberikan kepada masyarakat, apalagi dalam menyambut hari natal dan tahun baru.” Ujarnya.

Dia menyebutkan, jumlah personil yang turun dalam kegiatan operasi multi sasaran kali ini yakni satu regu Brimob, Dalmas gabung Perintis satu pleton serta ditambah dengan aparat dari Pospol Kwamki Narama.

Sementara itu di tempat yang berbeda, Kapospol Kwamki Narama, Iptu Yulius Harikatang mengungkapkan,  Sajam yang disita berasal dari rumah-rumah tak berpenghuni. Kegiatan ini merupakan program Kapolres Mimika.


“Untuk sajam yang kami ambil tadi itu dari rumah-rumah yang tidak ada penghuninya dan kami akan membawa untuk diamankan. Operasi ini akan terus dilakukan karena ini merupakan bagian dari programnya Kapolres Mimika. Kampung ile  ale merupakan pintu masuk ke Kwamki Narama. Jadi kami akan terus melakukan operasi agar lingkungan masyarakat tetap aman dan kondusif,” ungkapnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment