Polsek Miktim Tingkatkan Penggrebekan dan Penyisiran Lokasi Pembuatan Milo Jelang Natal

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) - Penggrebekan dan penyisiran lokasi pembuatan minuman keras lokal (Milo) terus ditingkatkan di wilayah Polsek Mimika Timur (Miktim) guna menciptakan kenyamanan dan keamanan jelang Natal di wilayah Mimika Timur.

Kapolsek Mimika Timur Iptu J. Limbong, SH mempimpin langsung penggrebekan dan penyisiran lokasi pembuatan Milo di area hutan Kampung Muare, Distrik Mimika Timur hari ini (5/12). 
Polsek Miktim grebek lokasi pembuatan milo jelang Natal
Penggrebekan dan penyisiran lokasi pembuatan Milo tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat melalui Bhabinkamtibmas Kampung Mware, Bripka Ramli Daud. Informasi tersebut menyampaikan adanya masyarakat yang telah membeli Milo dari Kampung Mware dengan menggunakan sepeda motor jenis Mio warna merah tujuan Timika.

Personil Polsek Miktim yang pada saat itu melaksanakan giat patroli di Kampung Kaugapu, langsung merespon dengan melakukan pengejaran menggunakan mobil patroli terhadap pembeli Milo tersebut. Sesampai di depan Kantor SAR, masyarakat pembeli Milo bersama barang bukti 1 jerigen 25 liter berhasil diamankan dan selanjutnya dibawa ke Kantor Polsek Miktim untuk dimintai keterangan.

"Atas keterangan pembeli Milo inilah langsung kita lakukan penggrebekan dan penyisiran, mulai dari rumah hingga lokasi pembuatan Milo di hutan," kata Kapolsek Miktim, Iptu J Limbong, SH saat ditemui Salam Papua di lokasi kejadian penangkapan.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan proses hukum sesuai aturan yang berlaku dengan mengacu pada Undang-undang pangan dan perlindungan konsumen terhadap pelaku. Hal ini sudah dibuktikan dengan adanya 3 orang tersangka yang sudah dilakukan proses hukum dan saat ini sedang berjalan.

Penggrebekan dan penyisiran lokasi pembuatan Milo ini membuahkan hasil yang cukup signifikan. Yang mana di lokasi langsung dimusnahkan dengan cara dibakar dan barang bukti lainnya langsung diamankan guna penyidikan lebih lanjut.

“Ini demi kenyamanan dan keamanan bersama, khususnya menjelang Natal di wilayah Mimika Timur,” ujarnya.

Dengan ditekannya peredaran Milo, harapan ke depan agar tidak ada lagi orang mabuk yang menjadi ancaman terhadap Kamtibmas.

"Program bebas orang mabuk di Mimika Timur ini sudah kami sampaikan kepada elemen masyarakat dan pemerintah setempat, dan hal ini menjadi komitmen kita bersama," terangnya.


Saat ini para pelaku dan tersangka pembeli serta pembuat Milo masih dilakukan proses penyidikan lebih lanjut di Mapolsek Miktim. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment