Sambut Natal, IKTM Gelar Lomba Paduan Suara

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) - Ikatan Keluarga Toraja Mimika (IKTM) mengelar lomba paduan suara untuk kategori umum dan antar persekutuan dalam menyambut perayaan natal IKTM  di Gedung Tongkonan jalan Samratulangi, Senin (4/12) malam.
Perayaan Natal IKTM di gedung Tongkonan
Ketua IKTM Yohanes Bassang dalam kata sambutannya mengucapkan selamat bertanding kepada peserta lomba. Dalam pertandingan paduan suara ini harus menganut pertandingan yang sehat karena untuk menyambut Natal dan tahun baru.

Ia meminta kepada dewan juri berlaku adil. Siapa yang terbaik itu yang pantas menang.

“Momen ini untuk menyambut Natal dan tahun baru. Sehingga perlombaan dilakukan untuk menyambut kelahiran Juruselamat. Para juri harus dapat berlaku adil. Jangan karena ada hubungan saudara atau teman sehingga mereka menang. Tapi harus dinilai sesuai dengan aturannya,” katanya.

Sedangkan Ketua Panitia lomba paduan suara, Martin Malissa mengatakan, kegiatan lomba paduan suara ini dilaksanakan dalam rangka menyambut natal IKTM pada tanggal 9 Desember mendatang. Untuk  Pra Natal ini, dibuat lomba paduan suara antar persekutuan dalam kategori umum seperti gereja dan sekolah.

“Jumlah peserta untuk persekutuan ada 11 peserta dan 9 peserta untuk kategori umum. Pelaksanaan dilakukan selama dua hari yakni tanggal 4 Desember untuk kategori umum dan tanggal 5 untuk kategori persekutuan,” katanya

Ia berharap dengan membuat kegiatan ini akan memberikan kesempatan kepada gereja dan paduan suara untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengolah vokal. Biasanya pada saat Natal banyak kegiatan yang dilakukan untuk mengisi acara. Sehingga dengan perlombaan paduan suara ini menjadi momen untuk menyalurkannya.

“Peserta yang juara dalam ajang ini nantinya akan tampil untuk mengisi acara pada natal IKTM pada tanggal 9 mendatang. Selain itu juga  untuk pemenang akan berhak mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, dan piagam penghargaan.

Ia menjelaskan untuk dewan juri sendiri berasal dari Kota Timika. Tapi para juri sudah “makan garam dalam hal paduan suara. Sehingga kami menilai para dewan juri sudah dianggap kompeten dalam paduan suara.


“Mereka dewan juri sudah sering menjadi juri paduan suara. Mereka berasal dari Timika. Juri sebanyak 3 orang sudah berkompeten di bidangnya,” jelasnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment