Siswa Diminta Gunakan Teknologi Sebagai Media Pembelajaran

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) - Pada era digital dan kemajuan teknologi yang semakin pesat, guru bukan lagi satu-satunya sumber belajar siswa. Kini, siswa dapat belajar dari berbagai sumber yang semakin mudah diakses pada pembelajaran digital. Hal tersebut, disampaikan Anton Karu selaku Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 7 Mimika, Rabu (6/12). 
Anton Karu, Kepala Sekolah SMPN 7 Kab. Mimika
"Saat ini siswa bisa belajar dari berbagai sumber, seperti melalui internet. Mau tidak mau guru harus akrab dan menguasai teknologi. Sebab, teknologi menjadi bagian penting dari proses pembelajaran saat ini," ujar Anton pada Salam Papua saat ditemui di ruangannya.

Ia mengatakan, penguasaan teknologi dengan baik, dapat ditempuh dengan melakukan pembelajaran berbasis digital, seperti melalui e-learning dan e-teaching.

“Selain siswa kreatif, guru juga harus kreatif. Kita berpacu pada perkembangan teknologi. Lantaran ilmu dapat diperoleh di segala media. Dunia elektronik maupun lainnya untuk memotivasi anak. Seperti kuis TV Ki hajar dewantara dan beasiswa di dunia internet,” katanya.

Selain dituntut menguasai teknologi, menurutnya guru perlu meningkatkan kualitas karakter diri sebagai sosok teladan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengajak siswa dengan menggunakan teknologi secara positif  yang menurutnya tidak akan terganti meski kemajuan teknologi mengubah pola belajar siswa.

"Pengetahuan jauh lebih gampang dicari daripada zaman dulu. Budaya membaca internet pun sama. Dunia internet ada negatif dan positif. Semuanya seimbang. Maka dari itu, kami katakan pada mereka agar jangan buka negative. Jika mau membangun diri, proteksi dengan hal positif," ujarnya.

Selain itu, penggunaan media sosial yang kini tidak lepas dari siswa juga dijadikannya sebagai media komunikasi yang dinilai efektif. Kendati demikian, siswa tidak diperbolehkan membawa handphone ke sekolah.

“Hingga saat ini, saya tidak membenarkan pembawaan handphone, karena banyak menganggu pendidikan. Akan tetapi, kelak akan dibukakan loker untuk siswa dan semua handphone dimasukkan ke dalam loker. Saat dibutuhkan baru diperbolehkan. Silahkan ambil laptop atau media pendukung lainnya,” ujarnya kemudian.

Lanjut ia, untuk menunjang teknologi sebagai media pembelajaran, pihaknya akan menyediakan jaringan internet untuk mendongkrak minat belajar siswa.

“Ke depan akan dibuat lingkungan wifi di perpustakaan untuk menarik minat siswa untuk belajar. Yang tidak ada guru bisa masuk belajar. Pelajar lebih suka hal yang menarik yang positif,” katanya. (Salma)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment