Timika Terpilih Sebagai Kota SBH

Bagikan Bagikan
SAPA(TIMIKA) -  Kabupaten Mimika terpilih sebagai salah satu kota untuk Survei Biaya Hidup (SBH) di tahun 2018. Tahapan persiapan sudah dilakukan oleh BPS Mimika dari tahun 2017. Untuk persiapan awal BPS Mimika hanya melakukan perekrutan, pelatihan petugas serta updating sensus yang menjadi sampel untuk pelaksanaan SBH di 2018.
Yunus Wakum, Kepala BPS Mimika
"Jadi untuk perekrutan dan pelatihan maupun updating sensus  sudah kami lakukan di bulan November- Desember minggu pertama 2017," kata Kepala BPS Mimika Yunus Wakum Kepada Salam Papua di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (7/12).

Sedangkan untuk minggu kedua kata Yunus, petugas BPS mulai melakukan blok sensus, minggu ketiga pengolahan data dan minggu ke empat diharapkan sampel rumah tangga yang terpilih untuk SBH sudah ada.

"Pelaksanaan SBH ini akan berlangsung selama satu tahun yang dibagi dalam setiap triwulan. Triwulan pertama 300 RT, dan satu blok diambil 10 rumah tangga sehingga triwulan pertama terpilih 30 blok , triwulan dua 30 blok, triwulan tiga 30 blok dan triwulan empat 30 blok jadia selama setahun sebanyak  1200 rumah tangga yang akan disurvei" katanya.

Dalam SBH, kata Yunus akan disurvei secara bergantian oleh petugas statistim. Dari SBH ini menjadi proses awal untuk menghitung tingkat inflasi di Kabupaten Mimika.

"Jadi tahapannya SBH untuk paket komoditas yang memenuhi syarat bahwa komoditas tertentu paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Maka dari banyaknya RT yang mengkonsumsi suatu komoditas maka komoditas tersebut dipilih untuk dihitung dalam proses perhitungan inflasi," ujarnya.

Menurutnya komoditi yang terpilih adalah komoditi yang dikonsumsi oleh masyarakat. Ketika komoditi ini mengalami perubahan harga setelah masa SBH tentu akan berdampak pada biaya hidup masyarakat. Sehingga pemerintah mempunyai tugas untuk memantau perkembangan dari harga komoditi yang memenuhi syarat.

Dijelaskan rumah tangga yang akan disurvei adalah rumah tangga yang berjumlah 2-10 orang. Sehingga bisa memberikan gambaran. Karena semakin banyak anggota rumah tangga tentu kebutuhan konsumsi semakin tinggi. 

Dikatakan Kabupaten Mimika dipilih sebagai salah satu kota untuk disurvei karena  kegiatan ekonomi di Mimika cukup tinggi. Selain itu jumlah penduduk di Mimika juga tergolong padat, serta Mimika juga sebagai perwakilan dari beberapa kabupaten tetangga.

" Aktivitas ekonomi di Mimika cukup baik untuk bisa memberikan gambaran tentang kehidupan wilayah-wilayah yang ada di sekitar," ujarnya. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment