Bakal Calon Pemilukada Mimika Tes Kesehatan di Jayapura

Bagikan Bagikan

Ketua KPUD Mimika bersama komisioner lainnya menerima berkas pendaftaran bakal calon.


SAPA (TIMIKA) - Setelah dinyatakan lolos seleksi berkas pendaftaran, 6 bakal calon (Balon) jalur perseorangan dan 1 dari jalur partai politik (Parpol) akan ke Jayapura melakukan tes kesehatan sebagai salah satu syarat tahapan pencalonan pada Pemilukada Serentak 2018 di Mimika, atau pemilihan bupati dan wakil bupati periode 2019-2023.

"Hari ini (Kemarin-Red) mereka (bakal calon) ke Jayapura untuk tes kesehatan. Tes kesehatan ini salah satu syarat pada tahapan ini. Kalau memang dinyatakan sehat jasmani dan rohani, di tambah dengan tercapainya persyaratan lain maka, mereka lanjutkan tahap pencalonan dan berstatus sebagai calon," kata Ketua KPUD Mimika, Theodora Ocepina Magal, Kamis (11/1).

Ia juga mengatakan, pelaksanaan tes kesehatan bagi para bakal calon seharusnya dilakukan pada rumah sakit dengan tipe A. Karena RSUD Mimika masih tipe C sehingga di rekomendasikan pemeriksaan kesehatan terhadap bakal calon dilakukan di rumah sakit tipe B yang berada di Jayapura. Sebab, di Papua baru ada rumah sakit dengan tipe B, sedangkan tipe A di Papua belum ada.

"Untuk tujuh kabupaten pelaksana Pilkada di Papua, dapat rekomendasi tes kesehatan di Jayapura," ujarnya.

Pelaksanaan tes kesehatan tujuh bakal calon asal Mimika akan dilakukan hingga tanggal 15 Januari. Dalam hal ini KPUD Mimika menjalin kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Papua, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Psikiater.

"Saya juga ikut ke Jayapura untuk penandatanganan MoU bersama IDI, BNN dan Psikiater. Kita harap semua balon ini bisa menuju Jayapura pada waktu yang ditentukan, agar tidak mengulur waktu dan mempersiapkan segala sesuatu selanjutnya," harapnya.

Usai tahapan tes kesehatan, seluruh bakala calon masih masih akan melalui tahapan verifikasi. Verifikasi lanjutan bagi bakal calon jalur parpol adalah seleksi ijazah (berkas) dan perlengkapan lainnya. Sedangkan untuk balon perseorangan, harus memasukan data jumlah dukungan yang dimulai dari tanggal 13 hingga 20 Januari. Setelah itu, bakal calon perseorangan juga akan melakukan verifikasi berkas. Tanggal 20 hingga 23 Januari dilanjutkan verifikasi ulang. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment