Demokrasi di Mimika Dibelenggu Kawat Berduri

Bagikan Bagikan
Ketua Komisi A DPRD Bidang Hukun, Saleh Alhamid
SAPA (TIMIKA) – Ketua komisi A DPRD yang membidang Hukum, Saleh Alhamid  menilai pengamanan di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mimika dengan membentangkan kawat berduri terkesan berlebihan. Bahkan angker dan menakutkan.

“Terkesan demokrasi dibelenggu dengan kawat berduri. Pemasangan kawat berduri ini seakan mau membuat KPUD Mimika tidak tersentuh. Terkesan berlebihan, seperti Kantor KPUD mau diserbu oleh para calon bupati dan wakil bupati dan tim pemenangannya. Masyarakat juga melihat ini angker dan menakutkan,” kata Saleh kepada Salam Papua, Jumat (26/1) di Gedung DPRD.

Menurut Saleh, pemasangan kawat berduri juga mengesankan apa yang dilakukan KPUD tidak bisa dikritisi.  Semua pihak tidak bisa bertanya langsung ke KPUD. Apabila keputusan KPUD salah, masyarakat tidak bisa pertanyakan karena KPUD sudah dilindungi oleh kepolsiisan.

“Kepolisian jangan terlalu terkesan berlebihan dalam hal pengamanan di Kantor KPU Mimika, Dengan adanya kawat berduri, seakan KPU itu tidak bisa di kritisi,” ujar Saleh.

Menurut Saleh, anggaran pengamanan yang diberikan untuk kepolisian bukan untuk menutup Kantor KPUD dengan kawat berduri. Tapi untuk mengantisipasi kerawanan-kerawanan yang bersifat besar seperti gejolak massa dan lainnya.

 “Apabila ada ancaman kan sudah ada kepolisian,” ujarnya.

Selain itu, kata Saleh, orang sudah tidak mau lagi ke KPUD Mimika karena tampak angker untuk di datangi. Masyarakat merasa takut , padahal KPUD itu milik masyarakat.

“Kita mau masuk saja ke KPUD sudah sangat susah, karena sudah di lindungi oleh kawat berduri. Kepolisian seharusnya jangan memberikan kesan sangar dan menakutkan dalam berdemokrasi,” ujar Saleh.

Apabila masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dengan melakukan demonstrasi, kata Saleh, sudah diatur dalam undang undang dan kepolisian dalam hal ini wajib mengamankan setiap aksi yang ada. Kepolisian sudah tahu betul tata cara memberikan pengamanan dan pengawalan dalam pesta demokrasi yang akan berlangsung di Kabupaten Mimika ini. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment