DPRD Minta Polisi Ungkap Pembunuhan di Kwamki Narama

Bagikan Bagikan


Anggota Komisi A DPRD Mimika, Matius Uwe Yanengga. (Foto: Salma)


SAPA (TIMIKA) - Anggota Komisi A DPRD Mimika Mathius Uwe Yanengga mengecam aksi pembunuhan yang terjadi di sekitaran kios panjang di Distrik Kwamki Narama, pada Senin (1/1) dan meminta kepada pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan kepada para pelaku agar diproses hukum.

"Kami kecam aksi pembunuhan itu dan meminta polisi ungkap pelaku pembunuhan di kios panjang," tegas Mathius saat menghubungi wartawan via telepon, Selasa (2/1).

Menurutnya, kejadian tersebut tidak harus terjadi di malam pergantian tahun, sebab masyarakat Mimika sedang berada didalam sukacita menyambut tahun 2018. Kejadian tersebut sangat disayangkan karena mencoreng suasana tahun baru.

"Malam yang sukacita ternoda dengan pembunuhan itu. Kita tidak tahu hidup kita ke depan ini seperti apa?," ujarnya.

Mathius menegaskan, Polres Mimika  harus segera mengungkap kasus pembunuhan tersebut dan menindak tegas pelakunya. Bila tidak diungkap, kedepan masyarakat Mimika menjadi was-was untuk beraktivitas, karena takut kehilangan nyawa. Masyarakat akan lebih cenderung menggunakan hukum rimba  atau balas membalas.

"Kasus pembunuhan seperti ini harus diungkap, karena kalau tidak masyarakat sudah tidak percaya lagi sama polisi, dan jangan sampai hukum rimba berlaku di Timika," tegasnya.

Selain itu, Mathius juga meminta kepada warga agar tidak saling balas membalas, tapi bagaimana menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

"Kami harap tidak ada balas membalas, tapi biar kami serahkan kepada polisi untuk bekerja dan menangkap pelaku," pintanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pengendara hendak melintasi depan kios panjang (Kwamki Narama), tiba-tiba korban di hadang dan kemudian ditanya asal dan tempat tinggal, namun karena takut korban berlari untuk mencari perlindungan, namun beberapa pelaku yang menghadang langsung mengejar korban dengan panah dan langsung memanah korban. Kondisi korban sangat mengenaskan, sebab belasan panah bersarang di tubuhnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment