Jual Bantuan Alat Tangkap Ikan, Nelayan Lokal Bisa Diproses Hukum

Bagikan Bagikan
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, Leentje A.A Siwabessy 
SAPA (TIMIKA) – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, Leentje A.A Siwabessy menghimbau para nelayan lokal agar tidak menjual bantuan dari pemerintah berupa alat tangkap ikan. Jika hal itu dilakukan maka, nelayan dapat diproses secara hukum.

“Kedepan kita terus menyampaikan kepada nelayan dan apabila bantuan itu pindah tangan maka, itu bisa diproses hukum. Yang jual kena dan yang beli juga kena. Itu tidak boleh, karena itu barang Negara,” kata Leentje saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (26/1).

Leentje pun menjelaskan bahwa benar itu adalah bantuan pemerintah, namun, bantuan tersebut diberikan bukan untuk dijual belikan, melainkan dipakai oleh nelayan lokal untuk meningkatkan penghasilan demi kesejateran keluarga melalui usaha perikanan.

“Memang di hibahkan kepada masyarakat nelayan, bukan berarti dia terima langsung dia jual. Kalau dijual maka kita akan ambil tindakan tegas. Kalau tidak begitu maka, bantuan yang kita berikan itu akan hilang dan dijual. Kapan baru nelayan akan sejahtera,” tegasnya.

Terkait hal ini Dinas Perikanan sudah menyampaikan himbauan kepada masyarakat, baik itu secara langsung maupun melalui kepala kampung dan kepala distrik untuk mengingatkan lagi kepada kelompok-kelompok nelayan untuk tidak menjual barang bantuan yang diberikan pemerintah.

“Tahun 2018 ini kita turun berikan bantuan ini. Kita sudah pakai surat peryataan bahwa barang yang kita berikan tidak diperkenankan untuk pindah tangan, karena tujuanya untuk memberdayakan masyarakat. Jika ada yang tidak mengindahkan dan menjualnya maka, berhadapan dengan hukum,” terangnya. (Ervi)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment