Kapolda Bersama Pangdam Kunjungi KPUD Mimika

Bagikan Bagikan

Kapolda bersama Pangdam mengunjungi KPUD Mimika.


SAPA (TIMIKA) - Dalam rangka melihat situasi dan kondisi keamanan di daerah menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar bersama Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI George Elnadus Supit, Selasa (9/1), mengunjungi Kantor KPUD Mimika.

Kedatangan Kapolda bersama Pangdam diterima langsung Ketua KPUD Mimika, Theodora Ocepina Magal beserta tiga komisioner KPUD lainnya, serta seorang anggota Panwaslu Mimika.

Dalam kunjungan itu, Kapolda Boy Rafli mengatakan bahwa saat ini KPUD tengah disibukkan dengan pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2018. Sehingga tidak ada hal-hal yang khusus dalam kunjungannya bersama Pangdam ke Kantor KPUD Mimika. Menjalankan tugas mengamankan pelaksanaan agenda Pilkada, Kapolda hanya melihat situasi dan suasana di Kantor KPUD, apakah ada atau tidak hal-hal yang dapat mengganggu serta menghambat jalannya proses atau tahapan pelaksanaan Pilkada.

“Kami kesini hanya sekedar jalan-jalan untuk pantau situasi, dan kalau hari ini KPU Mimika menerima pendaftaran, mungkin tidak akan kesini, karena pasti sibuk ,” kata Kapolda saat diwawancara awak media usai pertemuan bersama KPUD.

Kapolda mengungkapkan, melakukan pengamanan dan peninjauan secara langsung pada pelaksanaan Pilkada, sudah menjadi tupoksi TNI-Polri dalam menjalankan tugas Negara. Agar pelaksanaannya sesuai dengan tahapan baik dalam keadaan aman, damai, dan berkehidupan yang demokratis. Serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada penyelenggara pemilu, khususnya KPUD dan Panwaslu untuk bisa bekerja sesuai dengan aturan yang ada.

“Pilkada ini harus jadi momen yang bahagia bagi masyarakat untuk memilih pemimpin Papua, khususnya di Mimika. Dan ini perlu didukung dengan penyelenggara pemilu, agar berjalan sesuai peraturan," ujarnya.

Selain hal tersebut, Kapolda menyampaikan imbauan kepada para bakal calon (balon) untuk tidak berlebihan dalam melakukan mobilisasi massa. Hal itu agar tidak mengganggu situasi kamtibmas di Mimika.

“Saat pendaftaran tidak usah mengerahkan banyak massa, yang terpenting adalah memenuhi jadwal dan ketentuan yang sudah diberikan KPU," katanya.

Sementara itu Ketua KPUD Mimika, Theodora Ocepina Magal dalam pertemuan bersama Kapolda dan Pangdam menjelaskan, pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2018 di Mimika sudah dimulai sejak Oktober 2017. Dimulai dengan perekrutan PPS dan PPD serta berlanjut pada penyerahan berkas dukungan pasangan dari jalur perseorangan. Dari sembilan pasangan yang menyerahkan berkas, setelah diperiksa kelengkapannya tersisa enam pasangan.

Selanjutnya, saat ini, sedang dalam tahapan pendaftaran ulang bakal calon jalur perseorangan dan juga pendaftaran bakal calon dari jalur partai politik (Parpol). Dimana pada 8 Januari 2018, sudah ada dua bakal calon yang mendaftar ulang yakni pasangan Hans Magal-Abdul Muis dan Philipus Wakerwa-H Basri.

“Kami juga sudah melakukan pleno rekapitulasi hasil verifikasi faktual, dan enam balon perseorangan statusnya belum memenuhi syarat, karena adanya kekurangan jumlah dukungan. Akan tetapi bakal paslon masih bisa mendaftar menggunakan B7-KWK yang telah diberikan, dan sekarang, sedang dilakukan proses pendaftaran,” jelasnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment