Lagi-Lagi Teror Penembakan di Tembagapura, Anggota Satgas dan Pengemudi Terluka

Bagikan Bagikan
Kendaraan yang ditembak KKB. (Foto: Humas Polda)

SAPA (TIMIKA) - Aksi teror penembakan yang kembali terjadi di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika. Aksi ini diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KBB) yang mengklaim sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional - Papua Barat (TPN-PB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Senin (01/01). Peristiwa ini mengakibatkan anggota satgas Polda NTB dan pengemudi kendaraan milik PT Freeport Indonesia (PTFI) mengalami luka-luka.

Berdasarkan rilis yang diterima dari Bidang  Humas Polda Papua, menerangkan bahwa, peristiwa tersebut terjadi pada Senin pagi tadi sekitar pukul 07.52 WIT di area Mile Point (MP) 60 - Tembagapura. Dua unit kendaraan Departement Security Risk Management (SRM) PTFI masing-masing bernomor lambung 01-3635 yang dikemudikan saudara Jerel Langi dan 01-4606 yang dikemudikan saudara Benyamin, di teror KKB dengan tembakan.
Kendaraan yang ditembak KKB.

"Pada saat kejadian, mobil tersebut sedang memuat bahan makanan untuk pos-pos pengamanan RPU. Serta dalam aksi tersebut menyebabkan driver (pengemudi) atas nama Jerel Langi terkena luka," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal dalam rilis yang diterima Salam Papua, Senin malam.

Kronologis kejadiannya berawal pada pukul 07.52 WIT, dimana kendaraan LWB yang dikemudikan Jerel Langi dan Benyamin dari Kota Tembagapura hendak menuju MP 60 hingga MP 54 untuk mengantar bahan makanan ke pos-pos RPU yang di jaga petugas keamanan. Dalam perjalanan, secara tiba-tiba kedua kendaraan tersebut di berondong tembakan dari arah sebelah kanan jalan (Jika dilihat dari arah Tembagapura - Timika) dan mengenai bagian kaca juga bodi kendaraan.

"Saudara Jerel Langi mengalami luka terkena serpihan peluru pada jari manis dan jari kelingking sebelah kanan," ujar Kamal.

Merespon kejadian itu, pada pukul 08.15 WIT dua unit kendaraan LWB QRF bernomor lambung 01-4948 yang dikemudikan saudara Decroli dan 01-3576 yang dikemudikan saudara Harri Oktaviyanto, mengangkut personel Satgas Gegana Polda NTB tiba di sekitar lokasi kejadian. Saat tiba, kedua kendaraan ikut di berondong tembakan oleh KKB, dan tembakan tersebut dibalas anggota satgas ke arah asal suara tembakan.

"Satgas membalas tembakan ke arah kanan jalan, dan dari kejadian tersebut driver kendaraan QRF 01-4938 yakni saudara Decroli, terkena serpihan kaca di bagian ruas tangan (bawah telapak tangan) kanan bawah, dan Bripka Nur selaku Danru Satgaspam Polda NTB yang melaksanakan respon juga terkena serpihan peluru pada jari manis sebelah kanan," terang Kamal.

Selanjutnya pada pukul 09.00 WIT, ambulans nomor lambung 01-5688 dikawal anggota satgas menuju ke lokasi kejadian dan melakukan evakuasi terhadap korban. Setiba di Rumah Sakit Tembagapura, para korban dilakukan pemeriksaan dan perawatan oleh tim medis.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan perawatan saudara Decroli diarahkan untuk istirahat di barak, sedangkan saudara Jerel Langi dan Bripka Nur masih dalam observasi serta perawatan tim medis RS Tembagapura dengan kondisi sadar dan dapat berkomunikasi," jelas Kamal.

Atas aksi ini, langkah kepolisian serta pengamanan terhadap lokasi-lokasi rawan teror penembakan oleh KKB di pertebal lagi. Selanjutnya, petugas keamanan melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan.

"Kasatgas dan Wakasatgas melakukan penebalan personil timsus di TKP untuk melakukan mengejaran terhadap Kelompok kriminal bersenjata," kata Kamal. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment