Menumpang Dua Becak, R n B Mendaftar ke KPUD

Bagikan Bagikan

Pasangan R n B bersama pendukung dan tim pemenangan.


SAPA (TIMIKA) – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Mimika, Roberth Waraopea, SH dan Albert Bolang, SH, MH (R n B) rencananya akan mendaftarkan diri ke KPUD Mimika, Rabu (10/1) hari ini sekitar pukul 13.00 WIT.

R n B sendiri akan menumpang dua becak yang sudah dipersiapkan secara khusus, dan diantar sekitar pendukung dan simpatisannya akan bergerak dari dari Sekretariat R n B di Jalan Leo Mamiri sekitar pukul 12.00 WIT menuju ke Kantor KPUD di Jalan Yos Sudarso.

“Kami mengharapkan pendaftaran kami ini bisa diterima oleh KPUD. Kami juga berharap KPUD bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, termasuk juga Panwaslu sesuai dengan Undang-Undang dan Peraturan yang ada, dengan tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon. KPUD harus jujur kepada semua pasangan calon sehingga proses Pilkada di daerah ini bisa berjalan dengan baik, “ kata Roberth saat menggelar jumpa pers di Sekretariat R n B, Selasa (9/1) malam.

Roberth berharap, setelah mendaftar, KPUD bisa menyampaikan persyaratan-persyaratan yang masih perlu dilengkapi dan pasangan R n B sudah siap untuk melengkapi persyaratan yang masih kurang.

Di tempat yang sama, Calon Wakil Bupati Albert Bolang mengatakan R n B sudah siap lahir dan batin untuk bertaruh dan menang dalam Pilkada Mimika.

“Pendaftaran khusus sudah kami lalui, ada keberatan kami yang sudah kami laporkan ke Panwaslu untuk diproses. Itu berkaitan dengan angka sebaran, di mana masing-masing calon hanya memberikan angka sekitar delapan ribu. Kami keberatan karena angka sebarannya hanya delapan ribu tapi ada pasangan calon yang dinyatakan memenuhi angka sebaran 14 ribu, ini imposible. Ini tidak boleh terjadi seperti ini, KPUD harus taat azas, taat pada peraturan yang sudah mengatur hal tersebut. Hal ini sudah diproses di Panwaslu dan kami berharap Panwaslu akan keluarkan rekomendasi agar jumlahnya dikembalikan kepada angka sebaran tersebut. Kalau delapan ribu yang diverifikasi, maka hasilnya juga harus keluar angka delapan ribu. Kalau yang dikeluarkan itu 17 ribu, itu tidak boleh terjadi,” kata Alberth.

Menurut Alberth, terkait dengan laporan ke Panwaslu, pihaknya sudah mengikuti sidang sebanyak dua kali, sejumlah saksi telah diperiksa dan sekarang tinggal menunggu rekomendasi yang akan dikeluarkan oleh Panwaslu Kabupaten Mimika.

“Kami kehilangan lebih dari enam ribu KTP dukungan, karena kami serahkan lebih dari tujuh ribu, namun yang diverfikasi hanya seribu lebih, enam ribu lebih ini dikemanakan? Walau demikian kami sudah siap untuk melengkapi yang masih kurang,” tegas Alberth.

Alberth mengaku pasangannya sudah menyiapkan semua administrasi yang harus dipenuhi dalam pendaftaran ini.

“Posko dari R n B ini ada di mana-mana, karena itu kami sangat yakin, R n B secara faktual memenuhi syarat untuk masuk dalam tahapan Pilkada berikutnya,” kata Alberth.  (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment