Natal dan Reuni Akbar Imasepa Jabar Bersama Ridwan Kamil

Bagikan Bagikan
Usai Natal dan Reuni Akbar bersama Walikota Bandung, Ridwan Kamil, di Pendopo Kota Bandung. (Foto: Stenly Samberi)

SAPA (BANDUNG)  Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua (IMASEPA) Jawa Barat (Jabar) bersama Alumni Bandung  menggelar Natal dan Reuni sekaligus Ramah Tamah bersama Bapak Walikota Bandung Ridwan Kamil, Jumat (29/12/2017).  Acara ini dilaksanakan dibawah tema "Bandung Panggil Pulang."

Natal dan Reuni Akbar alumni Bandung Papua tahun 2017 berbeda dengan Reuni dan Natal tahun-tahun sebelumnya yang biasanya digelar di tiap kota di Tanah Papua. Tahun 2017 atas undangan Walikota Bandung Ridwan Kamil, Natal dan Reuni Akbar alumni Bandung dilaksanakan dari 29 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018 di Kota Bandung.

Ketua Panitia Jesaya Ch. Waromi menjelaskan perjalanan Natal Imasepa Jabar dan Alumni Bandung pertama digelar di Kota Jayapura tahun 2014 dan tahun berikutnya dilanjutkan ke Kota Sorong tahun 2015, pada perayaan ke tiga tahun 2016 diadakan di Timika yang dihadiri oleh Bapak Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Jesaya mengatakan, saat itu Ridwan Kamil secara resmi meminta untuk Natal dan Reuni Akbar tahun 2017 dilaksanakan di Kota Bandung tempat dimana para alumni pernah mengenyam pendidikan.

Lebih lanjut, Jesaya menyampaikan bahwa sejak tanggal 27 dan 28 Desember 2017 para alumni beserta keluarga telah berdatangan dengan pesawat maupun kapal laut melalui Jakarta dan Surabaya dengan mengenakan pakaian "Bandung Panggil Pulang" yang berwarna Merah abu-abu.

Natal IMASEPA Jabar dan Alumni diadakan pada tanggal 29 Desember 2017 bertempat di GOR Padjajaran. Selanjutnya keesokan harinya dilaksanakan Reuni Akbar bersama mahasiswa, pelajar dan keluarga besar Papua di seluruh Jawa Barat di Pendopo Kota Bandung.

Reuni Akbar dilaksanakan atas dukungan penuh Walikota Bandung Ridwan Kamil sebagai Tuan Rumah di Pendopo Kota Bandung pada tanggal 30 Desember 2017. Acara ini juga dihadiri Bupati Kabupaten Sorong sebagai alumni Bandung. 

Ketua IMASEPA Jabar, Jack Peyon yang dalam sambutannya memuji Kang Emil yang telah menciptakan sejarah telah mengumpulkan alumni dan mahasiwa Papua Bandung dalam Reuni Akbar di Bandung. “Kami merasa bahagia karena telah berbagi sukacita Natal bersama senior dan alumni serta seluruh masyarakat Papua, ungkapnya.

Dikatakan, Reuni Akbar ini juga lebih mengakrabkan mahasiswa dan alumni, yang tadinya tidak kenal menjadi kenal.

Jack Peyon selaku Presiden Mahasiswa ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Alumni Bandung yang hadir dari berbagai elemen diantaranya Aparatur Sipil Negara (ASN), pengusaha, legislatif dan pekerja di sektor lainnya.

Ridwan Kamil dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dalam bahasa sunda "Wilujeng Sumping" kepada para alumni dan warga Papua. Tema "Bandung Panggil Pulang" sangat menarik dan dapat menjadi judul sinetron,” kata Ridwan Kamil disambut applause yang meriah. 

Kang Emil menangkap suasana bahagia di hati setiap alumni yang hadir karena pada saat masyarakat Bandung sedang berbahagia menyambut Tahun Baru. Lebih dari itu, semua alumni sedang bernostalgia di Bandung dengan mengenang masa-masa kuliah yakni masih ada utang angkot yang belum dibayar atau cinta lama yang belum kelar.  

Sebagai Walikota Bandung, Kang Emil mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Bandung sebagai Kota Studi oleh setiap alumni. Kang Emil berpesan kepada setiap alumni untuk menjadi individu yang bermanfaat setelah menimba ilmu di Bandung dan sumbangkanlah energi yang baik bagi sisi kemanusiaan.

Walikota yang sangat cinta Papua ini, memaparkan bahwa kemjauan Kota Bandung yang menjadi nomor 1 di Indonesia dalam berbagai aspek, terutama berfokus pada sisi kemanusiaan.

Kami memiliki 400 software yang siap menyumbangkan kepada Papua secara cuma-Cuma,kata Kang Emil.

Dijelaskan,  hal ini telah ditangkap oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong dalam pembangunan Alun-Alun Aimas yang sudah di Design oleh Kang Emil atas permintaan Bupati Kabupaten Sorong.

“Ini wujud karya nyatanya saya sumbangkan untuk Papua umumnya. Maka bagi pemerintah daerah dari Papua kami akan utamakan karena kami punya ilmu, SDM, dan lainnya,” kata Ridwan

Reuni Akbar bersama Walikota Bandung diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat yang diserahkan oleh Sekjen IMASEPA Jabar Leonardus O. Magai berupa Noken yang dikenakan langsung kepada Ridwan Kamil.

“Ini sebagai simbol jembatan kami warga Papua Jawa Barat kepada bapak secara person maupun komunitas,” kata Leonardus.

Lebih lanjut, Leonardus menjelaskan secara adat dan filosofis orang Papua, Noken bukan tas namun Noken mempunyai manfaat yang multifungsi untuk dapat dipergunakan sebagai mengisi hasil kebun, binatang peliharaan, bahkan manusia.

Tak hanya memberikan Noken kosong, organisasi mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat menitipkan sebuah pesan tertulis di dalam Noken kepada Walikota Bandung untuk mengunjungi Asrama mahasiswa Papua Kamasan II Kota Bandung dan mempermudah pengurusan KTP sebagai warga Kota Bandung.

"Mengapa harus diutamakan? Karena saya sebagai pengurus warga Papua di Jawa Barat sudah ketahui persis apa yang menjadi masalah utama ini, maka saya sampaikan kedua aspek diatas kepada bapak walikota untuk diperhatikan," katanya. (Barnabas Subagio)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment