Nelayan Luar Harus Hormati Hak Ulayat Masyarakat Kamoro

Bagikan Bagikan
Kadis Perikanan Mimika, Leentje A.A Sewabessy
SAPA  (TIMIKA) - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, Leentje A.A Siwabessy mengatakan seluruh nelayan dari luar yang beroperasi mencari hasil laut diwilayah perairan Mimika harus menghargai dan menghormati hak ulayat masyarakat Kamoro yang berdiam di pesisir Mimika.

Hal ini mengingat polemik antara nelayan telah berakhir. Sehingga, seiring dengan waktu aktivitas kapal-kapal nelayan semakin meningkat dan berdatangan dari berbagai pulau, seperti dari pulau Jawa dan Bali.

“Kita (Pemerintah-Red) dan seluruh nelayan lokal tidak melarang nelayan lain untuk menangkap ikan di perairan Mimika. Siapa saja boleh menangkap ikan di sana, tapi diharapkan agar menghormati hak ulayat masyarakat setempat,” kata Leentje saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, SP 3, Senin (29/1).

Selain itu, ia juga melarang para nelayan dengan kapal berkapasitas besar melakukan penangkapan ikan di sekitaran area dekat bibir pantai. Sebab, area tersebut di khususkan bagi warga pemilik hak ulayat, mengingat keterbatasan kapasitas alat tangkap yang dimiliki masyarakat pemilik hak ulayat.

“Nelayan dengan kapal-kapal besar itu harus menangkap ikan jauh dari bibir pantai, karena mereka di dukung dengan alat tangkap jaring yang panjang bisa mencapai satu hingga dua kilo meter. Untuk itu jangan lagi menangkap dekat bibir pantai. Di bibir pantai hanya untuk masyarakat kita sendiri, karena alat tangkap mereka hanya bisa menjangkau wilayah sekitaran itu saja,” terangnya.

Leentje juga juga mengatakan, tahun ini pihaknya telah memprogramkan bantuan alat tangkap berupa jaring dan mesin motor tempel bagi nelayan suku Kamoro yang tinggal di pesisir pantai.
Dengan demikian, ia berharap, adanya bantuan tersebut hasil tangkap nelayan lokal bisa semakin meningkat sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

“Tahun 2018 ini kita tetap ada bantuan alat tangkap kepada nelayan kita. Tahun 2017 lalu juga kita sudah bantu mesin dan jaring. Semoga dengan adanya bantuan ini bisa meningkatkan ekonomi keluarga nelayan kita,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment