SMAN 1 Terima 11 Laptop dari Alumni

Bagikan Bagikan


Penyerahan laptop dari Alumni SMAN 1 Mimika ke sekolah.


SAPA (TIMIKA) - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Mimika, pada Senin 15 Januari 2018 lalu mendapatkan bantuan 11 unit laptop dari para Alumni. Selain memberikan bantuan, para Alumni juga melakukan perbaikan sejumlah sarana yang ada di sekolah.

"Selain bantuan 11 unit laptop dari Alumni, mereka juga perbaiki dan cat jembatan kecil yang menghubungkan antara ruang kelas dengan lapangan sekolah," kata Kepala SMAN 1 Mimika, Soro Bato' Sau saat ditemui Salam Papua diruang kerjanya, Rabu (17/1).

Sebenarnya, kata Soro, para Alumni mengusulkan pembangunan aula sekolah, tetapi hal itu menjadi rencana kerja jangka panjang. Menurut dia, bantuan berupa laptop merupakan fasilitas yang menjadi kebutuhan mendesak di sekolah saat ini.
Perwakilan Alumni bersama kepala sekolah dalam kegiatan penyerahan laptop.

"Kami bersyukur sekali, karena bantuan dari Alumni ini baru pertama kali. Jadi sesuai yang disampaikan dari Alumni bahwa bantuan seperti ini akan berkelanjutan," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pertemuan (Reuni) Alumni SMAN 1 Mimika saat itu belum tersosialisasi secara menyeluruh, karena masih banyak yang tidak mengetahui Reuni tersebut, di antaranya Bupati Puncak, Willem Wandik, yang juga merupakan alumnus dari SMAN 1 Mimika.

"Saya sempat bicarakan ke Willem Wandik sebagai Bupati Puncak, namun dia bilang kalau tidak tahu ada reuni. Dia harap ke depan bisa diinformasikan kepadanya," tutur Soro.

Soro sangat optimis, berharap ke depan Reuni seperti itu bisa diketahui lebih banyak dan bahkan semua Alumni SMAN 1 Mimika. Karena di antara para Alumni tersebut, sudah banyak yang telah berhasil. Dan melalui Reuni tersebut, para Alumni nantinya bisa melihat dan membantu berbagai kebutuhan sekolah.

"Saya tetap optimis, karena langkah awal yang mereka lalukan ini pasti berkelanjutan," harapnya.
Ketua Alumni SMAN 1 Mimika, Katarina Saweri menambahkan, disela-sela kegiatan reunian, ada juga sumbangan spontanitas dari para Alumni. Hasil dari sumbangan spontanitas itulah yang dipakai untuk membeli laptop dan diserahkan ke sekolah. Bantuan itu hanya untuk mendukung aktifitas belajar, karena selama ini SMAN 1 menjadi sekolah favorit tetapi masih terkendala dari sisi fasilitas pendukung pembelajaran.

Ini inisiatif yang luar biasa dari rekan-rekan di luar dari panitia. Ini secara keseluruhan Alumni, karena sumbangan bukan menggunakan uang panitia melainkan Alumni. Ini yang menjadi catatan bagi kami,” ungkap Katarina.

Reuni kali ini merupakan Alumni SMAN 1 dari angkatan 1995-2017. Sekolah ini sudah melahirkan Alumni-Alumni yang berprestasi di pemerintahan, swasta, dan TNI-Polri. Untuk itu, menurut dia, bantuan dari para Alumni merupakan bentuk ungkapan terima kasih dan hadiah kepada sekolah yang pernah membimbing dan mendidik mereka.

Harapan dari Alumni kepada adik-adik yang masih duduk di bangku sekolah, walaupun dulu kami belajar dengan keterbatasan tetapi kami mampu menjadi anak-anak yang luar biasa. Diberikan prestasi yang luar biasa, bisa mendapat kepercayaan di tempat kerja masing-masing. Adik-adik harus bisa belajar dengan baik, jangan cuma datang belajar tapi tidak mengambil nilai positif dari guru. Harus memberikan contoh yang baik, karena pintar bukan saja dalam belajar tapi juga dalam berperilaku,” ujarnya. (Ervi Ruban)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment