Anggaran Persiapan PON 2020 Tidak Ada Dalam KUA PPAS

Bagikan Bagikan
Anggota Komisi C DPRD Mimika, Yohanes Wantik
SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika tidak mencantumkan anggaran untuk persiapan Pekan Olahrga Nasional (PON) 2020 dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara ( KUA-PPAS) tahun 2018. Padahal, Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah dalam penyelenggaran PON tersebut.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi C DPRD Mimika, Yohanes Wantik kepada wartawan di Gedung DPRD jalan Cenderawasih Kamis (1/2)

Ia mengatakan, pekerjaan rumah Pemda Kabupaten Mimika akan sangat berat karena Kabupaten Mimika akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaran PON 2020. Keberpihakan anggaran yang tertuang dalam KUA PPAS tahun 2018 tidak mengarah pada persiapan PON 2020.

“KUA PPAS tidak ada yang mengarah ke persiapan PON 2020. Padahal pemerintah yang menyampaikan bahwa Mimika menjadi tuan rumah. Dengan status tuan rumah, maka seluruh tamu yang hadir akan menujukkan matanya kepada Kota Timika,” kata Wantik.

Ia  menjelaskan, dalam pertemuan koordinasi dengan sejumlah OPD, terungkap tidak program pemerintah yang mengarah dalam persiapan PON 2020.

Menurut Wantik, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru sangat berperan penting dalam hal menyosong persiapan PON 2020. Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah, maka ada persiapan terkait jaringan internet yang mumpuni. Persiapan ini harus dibangun mulai dari saat ini.

“Semua OPD yang ada termasuk Diskominfo berperan penting dalam menyukseskan persiapan PON 2020 mendatang, terutama dalam jaringan internet,” ujarnya.

Dikatakan, Pemkab mempunyai mimpi membuat Timika sebagai smart city. Hal ini berkaitan dengan jaringan internet. Menurut Wantik, hal ini sangat membantu Pemda dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, kebudayaan masyarakat lokal terutama masyarakat Amungme dan Kamoro harus dapat menjadi ikon Kabupaten Mimika.

“Hal ini sangat memungkinkan. Kegiatan penyelenggaran dan persiapan  merupakan program dari Pemerintah Pusat juga,” ungkapnya.

Lanjut Wantik, Dinas Lingkungan juga sangat berperan terkait persampahan. Kota harus ditata dengan baik. Kotanya harus bersih dan tertata. Karena kota ini nanti yang dipertaruhkan kepada para tamu yang akan datang ke Timika.

Tidak hanya itu, rambu-rambu lalu lintas juga harus disiapkan dengan baik. Banyaknya persiapan yang harus diselesaikan oleh pemerintah. Namun, anggaran yang ada saat ini tidak ada yang mengarah kepada persiapan Pon 2020 tersebut.

“Yang ada hanya persiapan mengarah kepada program pribadi. Anggarannya cukup besar untuk hal ini,” kata Wantik.

“Kami (DPRD) meminta ada perubahan dalam pembahasan anggaran yang mengarah pada persiapan PON 2020. Persiapan PON ini harus menjadi perhatian pemerintah. Tugas ini tidak hanya ditujukan kepada satu OPD saja, namun semua OPD yang ada di Kabupaten Mimika harus dapat bekerjasama untuk menjalankan persiapan PON 2020,” ujarnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment