DPRD Dukung Pasar SP2 Dikelola Disperindag

Bagikan Bagikan

Ketua Komisi B DPRD Mimika, Yohanes F. Helyanan  
SAPA (TIMIKA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika melalui komisi B mendukung penuh agar pasar rakyat di SP2 dikelola oleh Pemerintah Daerah (Pemda), dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Ketua Komisi B DPRD Mimika, Yohanes F. Helyanan mengatakan, berdasarkan laporan dari Kepala Disperindag, sejauh ini penanganan pasar SP 2 belum maksimal karena masih adanya klaim persoalan pengelola.

“Kita berbicara dari segi pemasukan pada PAD kita. Kalau memang selama ini tidak ada pemasukan ke PAD dari pasar itu, maka langkah baiknya harus dikelola pemerintah. Kita sudah lakukan pertemuan bersama Disperindag dan kami sebagai Dewan sangat meendukung itu,” kata Yohanes saat diwawancarai di Kantor DPRD, Jumat (2/2).

Diakuinya, Kepala Disperindag Mimika, Benediktus Songbes  juga mengatakan, retribusi pengoperasian pasar SP2 sempat ditarik Pemkab beberapa tahun lalu. Akan tetapi beberapa tahun kemudian, retribusi tersebut tidak dilimpahkan ke Pemkab melalui Disperindag sebagai PAD.

Dengan demikian, DPRD mengusulkan dalam tahun ini pengelolaan pasar tersebut harus dikembalikan ke Disperindag. Dalam hal ini mengaktifkan kembali aturan-aturan daerah khusus terkait penarikan retribusi.

“Pengolaan seluruh pasar lokal di Timika ini memang seharusnya dilakukan pemerintah. Baik pasar, SP2, SP3 termasuk pasar-pasar lainnya,” jelasnya.

Diakuinya, selain PAD yang bersumber dari PT Freeport Indonesia, di Mimika sumber-sumber lainnya sangat lemah. Dengan demikian, upaya yang efektif adalah mengelola dan menarik kembali retribusi dari pasar-pasar yang selama ini dinilai fakum dalam memberikan pemasukan ke PAD.

“PAD kita ini hanya dari PTFI saja yang besar. Padahal masih ada sumber lainnya seperti, perikanan, ekonomi dan yang lainnya yang jika diefektifkan bisa menyumbang PAD yang cukup besar,” ungkapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment