Insentif Guru Diakomodir Melalui Dana Bopda

Bagikan Bagikan
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Mimika, Viktor Kabey
SAPA (TIMIKA) - Pembayaran dana insentif guru honor yang masih menjadi polemik hingga saat ini akan diakomodir pada dana Biaya Operasional Pendidikan Daerah (Bopda). Diakomidirnya dana insentif guru ini sesuai dengan kesepakatan antara DPRD dan Pemerintah Daerah (Pemda)) Kabupaten Mimika.

“Kami perjuangkan dana isentif guru untuk dibayarkan. Dari kesepakatan bersama, akhirnya nanti akan dianggarkan melalui dana Bopda kepada guru-guru demo tersebut," kata anggota Komisi B DPRD Kabupaten Mimika, Viktor Kabey saat ditemui di Kantor DPRD Mimika, Kamis (22/2).

Ia mengatakan, dalam pembahasan, DPRD berjuang agar insentif guru-guru yang demo agar segera dibayarkan. DPRD merasa prihatin melihat nasib guru-guru demo tersebut dan disepakati bahwa pembayaran insentif guru dikategorikan sebagai utang pemerintah. DPRD dan Pemerintah Daerah harus sama-sama berfikir bagaimana caranya menyelesaikannya.

"Kita sekarang berfikir bagaimana cara penyelesaiannya dengan mencari jalan keluar bukan kita ke Kepala Dinas terus-terus didesak dan dikejar-kejar untuk dilaporkan kepolisi, Tapi kita lihat aturan dan akhirnya Sekda melihat celah-celah yang bisa kita  bayar, ternyata kita bisa mengajukan melalui dana Bopda,"jelasnya.

Menurut Viktor, pembayaran insentif guru menggunakan dana Bopda tersebut telah disepakati dan disetujui oleh kedua belah pihak yakni DPRD dan Pemda melalui pembahasan dan nantinya realisasinya tinggal menunggu penetapan APBD induk 2018.

"Dana Insentif tersebut nantinya akan dibayarkan kepada yang berhak menerimanya. Kita prihatin dengan keadaan guru tersebut," ungkapnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment