Kapolres Mimika: Polisi Wajib Mengamankan Aset Negara

Bagikan Bagikan

Kapolres Mimika, AKBP Indra Hermawan
SAPA (TIMIKA) – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mimika, AKBP Indra Hermawan menanggapi perihal pengamanan Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Mimika yang dinilai terlalu berlebihan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika.

Kapolres mengatakan, belajar dari pengalaman yang lalu, Polisi wajib mengamankan aset Negara. KPU sebagai penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) juga merupakan aset Negara yang  wajib untuk dijaga.

"Semua aset negara wajib dijaga oleh Kepolisian. KPU sebagai penyelenggara Pilkada juga akan tetap di jaga," kata Kapolres kepada wartawan Salam Papua di Polres Mimika jalan Cenderwasih, Selasa (30/1) lalu.

Menurut Kapolres, Kepolisian wajib hukumnya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pengamanan yang dilakukan Kepolisian di KPU Mimika untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Pesta demokrasi yang akan segera bergulir di Mimika, harus dijaga dengan baik agar dapat berjalan dengan aman dan lancar.

"Tahun politik dalam pesta demokrasi akan dikawal oleh kepolisian. Antisipasi akan terus di lakukan," ujarnya.

Ia menambahkan, selain pemasangan kawat berduri di depan KPU Mimika, Polres Mimika juga kan melakukan penambahan personil Kepolisian di kawasan KPU Mimika. Hal ini dilakukan karena KPU Mimika bisa saja menjadi sasaran massa pendukung bakal calon (Balon) Bupati yang maju dalam Pilkada Mimika nanti.

"Antisipasi sebelum kejadian yang tidak diinginkan itu yang perlu diwaspadai oleh Kepolisian. Sasaran massa adalah KPU apabila hasilnya nanti tidak sesuai dengan harapan massa pendukung," ungkap Kapolres.

Sebelumnya diberitakan, anggota DPRD Kabupaten Mimika mengatakan, pengawalan di KPU Mimika dengan menggunakan kawat berduri membelenggu demokrasi. Dengan adanya kawat berduri yang di pasang di depan kantor KPU Mimika terkesan angker dan menakutkan untuk didatangi oleh Balon pasangan Bupati dan Wakil Bupati. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment