Kasus Dugaan Mark Up Perahu Dinkes Terus Didalami

Bagikan Bagikan
Kepala Kejaksaan Negeri Timika, Alex Sumarna
SAPA (TIMIKA) - Kepala Kejaksaan Negeri Timika, Alex Sumarna mengatakan, pihaknya masih  terus melakukan pendalaman pemeriksaan terkait kasus dugaan Mark Up Perahu milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika.

“Masalah itu sampai sekarang masih dalam proses pemeriksaan secara marathon oleh Kejari,” kata Alex saat ditemui Salam Papua di Hotel Emerald Timika, Selasa (13/2) lalu.

Alex menambahkan, sejauh ini belum ada penetapan tersangka, namun dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan tim penyidik untuk membahas kasus tersebut.

“Nanti kita akan rapat dulu dengan tim penyidiknya, segera akan kita lakukan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Timika, Fransinka L Wonmally mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pembengkakkan harga proyek atau penggelembungan anggaran (mark up) pengadaan 16 unit perahu Pusat Kesehatan Keliling (Puskesling) daerah pesisir pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika yang dilakukan tahun 2016 silam.

Kata dia, dari pengadaan 16 unit perahu tersebut, ada indikasi bahwa kualitas perahu sangat rendah sedangkan anggaran proyek pengadaan perahu dinilai cukup besar yakni Rp6.394.300.000 (enam miliar tiga ratus sembilan puluh empat juta tiga ratus ribu rupiah), dimana proyek tersebut tidak dilakukan melalui lelang secara terbuka atau LPSE.

Pihaknya sudah berusaha memanggil pengurus perusahaan, tetapi tidak ada tanggapan. Menurut dia, alamatnya ada, tetapi waktu ke lokasi perusahaan yang dimaksud tidak ada dan diduga fiktif. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment