Paslon Petahana Pilkada Mimika Lancarkan Berbagai Gugatan

Bagikan Bagikan

OmTob 2018
SAPA (JAYAPURA) - Pasangan calon petahana Eltinus Omaleng dan Johanes Rettob (OmTob) melancarkan berbagai gugatan setelah digugurkan dari kepesertaan pilkada 2018 di Kabupaten Mimika, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Johanes Rettob, bakal calon Wakil Bupati Mimika yang didampingi tim kuasa hukum dari Kantor Ihza & Ihza Law Firm, di Jayapura, Sabtu (24/2), mengatakan upaya hukum yang dilakukan pihaknya itu untuk mencari keadilan.

Pasangan OmTob dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai calon peserta Pilkada 2018, terkait penggunaan ijazah palsu salah satu kandidat dalam pasangan tersebut.

"Ini upaya hukum yang sudah kita lakukan, yakni terkait gugatan di Panwaslu yakni penetapan secara adminitrasi, lalu terkait dengan pidana yang dilakukan KPU," kata Johanes.

Menurut Johanes, pihaknya melaporkan permasalahan tersebut ke Panwaslu Kabupaten Mimika tertanggal 10 Januari 2018, namun Panwaslu menolak dengan alasan surat tidak bisa diterima.

Tim hukum OmTob kemudian mengadukan hal itu ke Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) dan diterima hingga digelar sidang perdana dugaan pelanggaran kode etik, yang meminjam ruangan di Polda Papua di Kota Jayapura, pada Jumat (23/2).

Sidang perdana kasus pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) yang menyeret lima Komisioner KPU Kabupaten Mimika sebagai teradu (terlapor) itu dipimpin oleh H Alfitra Salam.

"Di DKPP, aduan kami diterima, dikabulkan, sehingga kini jadwal sidang pertama, dan sidang akan terus berlanjut, paling tidak dengan proses hukum ini, akan mempengaruhi gugatan kami yang lain (termasuk persoalan ijazah calon bupati Omaleng)," ujar Johanes.

Sekadar diketahui, dari tujuh bakal pasangan calon yang mendaftar di KPU Mimika, empat diantaranya dinyatakan memenuhi syarat sebagai peserta pilkada, yakni pasangan calon Hans Magal-Abdul Muis (HAM), Mus Pigai-Allo Raffra (Musa), Robertus Waropea-Albert Bolang (R n B), dan Petrus Yanwarin-Alpius Edowai (Petraled).

Sedangkan tiga bakal pasangan calon yang TMS yakni dua pasangan dari jalur perseorangan yaitu Philipus Wakerkwa-H Basri (Philbas) dan Maria Florida Kotorok-Yustus Wai (Marius).

Keduanya dinyatakan tidak memenuhi syarat karena tidak mencukupi persyaratan dukungan KTP.

Sedangkan bakal pasangan calon dari kalangan petahanan yang didukung 12 partai politik, termasuk parpol yang tidak memiliki kursi di DPRD setempat, yakni pasangan OmTob. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment