Sekolah Harus Mampu Menamatkan Siswa yang Bermutu

Bagikan Bagikan

Ketua Yayasan Tunas Bangsa (TB)  Santo Philipus Timika, 
Philipus Wakerkwa, SE, M.Si
SAPA (TIMIKA)  - Ketua Yayasan Tunas Bangsa (TB)  Santo Philipus Timika,  Philipus Wakerkwa, SE, M.Si mengharapkan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) TB harus mampu mendidik dan menamatkan siswa-siswinya yang siap pakai dan bermutu tinggi. Untuk itu, peningkatan mutu pendidikan di sekolah tersebut harus terus diupayakan.

"Tiap tahun sekolah (SMK TB, red) tamatkan siswa yang mampu, maka saya sebagai ketua yayasan terus tingkatkan pengembangan pendidikan di sekolah," kata Wakerkwa saat ditemui Salam Papua di Kantor DPRD Mimika,  Kamis (1/2).

Dia mengungkapkan, pengembangan pendidikan itu harus meliputi bentuk fisik maupun non fisik.  Dari sisi fisik, perlu ada penambahan bangunan sesuai kebutuhan sekolah dan berbagai fasilitas pendukung pendidikan lainnya. Sedangkan dari sisi non fisiknya, pihak yayasan akan memberikan pelatihan-pelatihan kepada para guru. Dalam hal ini, pemerintah kabupaten (Pemkab) Mimika juga perlu memberi bantuan yang dapat dirasakan langsung.

"Jadi selain bantuan dari yayasan ke sekolah, juga harus ada bantuan dari pemerintah.  Karena ini sekolah yayasan tetapi siswanya adalah anak-anak negeri ini, " ungkap dia.

Dalam hal itu, dirinya sudah mengajukan permohonan ke Pemkab Mimika, seperti perlu adanya penambahan peralatan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).  Dan saat ini, masih dalam tahap proses pembahasan.

"Apapun yang terjadi, kami akan tetap mendukung kebutuhan sekolah.  Seperti contohnya pada saat pelaksanaan UNBK, bukan hanya Siswa kami menggunakan fasilitas yang ada, tapi juga siswa-siswi SMP tertentu yang sifatnya meminjam," ujarnya.

Dia mengatakan, kendala yang dihadapi SMK TB saat ini adalah agak sedikit rumit dalam mengurusi berbagai permasalahan sekolah karena peralihan Dinas Pendidikan Menengah (Dispenmen)  ke Provinsi. Dia mengharapkan agar ke depan ada koordinasi dan kerjasama yang baik dengan pihak Provinsi. Supaya berbagai bentuk bantuan ke sekolah-sekolah SMA dan SMK di Mimika dapat berjalan lancar.

"Terkait peralihan,  maka saya sudah perintahkan kepala SMK TB untuk masukan jumlah data guru ke Kantor Kepegawaian Daerah (BKD). Sementara data siswa harus dikirimkan ke Provinsi Papua,” kata dia. (Ervi Ruban)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment