Tidak Bisa 3M, Siswa Tidak akan Ditamatkan

Bagikan Bagikan
Kepala SDN Inauga Timika, Fredy Korie
SAPA (TIMIKA) – Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Inauga Timika terus berusaha tingkatkan siswa untuk menulis, menghitung dan membaca (3M). Kalau ternyata belum bisa 3M maka sekolah tidak akan menamatkan siswa tersebut. Hal tersebut dikatakan Kepala SDN Inauga Timika, Fredy Korie, saat ditemui Salam Papua di sekolahnya, Jumat (23/2).

“Siswa kami di sekolah sangat banyak. Khusus untuk kelas VI yang persiapan ujian memang sudah  tuntaskan 3M, sementara kelas I, II, dan III masih ada yang belum sama sekali tuntaskan 3M, kalau IV dan V sudah bisa itu. Sehingga saya sudah arahkan guru-guru kelas I,II,III untuk melakukan kegiatan ekstrakurikuler atau belajar di luar jam efektif belajar,” kata Fredy.

Lanjutnya, apalagi sekarang sekolah sudah harus mulai persiapkan siswa kelas I sampai kelas V untuk mengikuti ujian mid semester. Sehingga harus benar-benar dipastikan siswa di sekolah tersebut untuk menuntaskan 3M.

"Andaikan siswa kami ada yang belum bisa 3M, maka tidak bisa naik kelas berikutnya.  Tetap tertahan di kelas supaya harus tuntaskan 3M dulu, " ujar Fredy.

Fredi menjelaskan, mid semester merupakan ketentuan dari masing-masing sekolah. Sesuai kesepakatan rapat para kepala sekolah SD beberapa waktu lalu. Rencananya mid semester dimulai sejak tanggal 5 sampai 10 maret 2018.

"Siswa tinggal kelas tidak jadi masalah, kalau memang umurnya 12 tahun ke bawah.  Karena siswa tamatan SD minimal umur sudah 13 tahun ke atas. Tetapi yang belum bisa tuntaskan 3M dan umur lebih dari 13 tahun tentu akan diipertimbangkan," jelas Fredy. (Ervi Ruban)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment