Diduga Ada Penyimpangan Pembangunan Terminal Baru Bandara

Bagikan Bagikan
 Kunjungan anggota Komisi C ke lokasi pembangunan terminal penumpang bandara Mozes Kilangin
SAPA (TIMIKA) – Komisi C DPRD Mimika, Senin (13/3), melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan terminal baru Bandara Mozes Kilangin. Dalam kunjungan itu, komisi C menemukan ada dua titik pembangunan terminal baru penumpang yang mana satu titik pembangunan menggunakan dana APBD, sedangkan satunya lagi menggunakan dana APBN.

Dijelaskan Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Yan S Purba ST., M.Si kepada anggota DPRD saat melakukan kunjungan, bahwa, pembangunan terminal penumpang terbagi menjadi dua titik. Satu titik yang menggunakan dana APBN masih bermasalah pelepasan lahan.

Selanjutnya, anggota DPRD mempertanyaakan pembangunan terminal penumpang yang menggunakan dana APBN. Sebab, pembangunannya dianggap tidak sesuai dengan perencanaan awal.

Anggota komisi C, Muhammad Asri Anjang mengatakan, kunjungan komisi C ke area terminal baru dilakukan setelah menanyakan tentang pembangunan terminal tersebut. Dimana, menurut penjelasan Plt Kepala Dinas Perhubungan bahwa master plan awal yang digunakan untuk pembangunan terminal menggunakan dana APBD, berbeda dengan pembangunan yang menggunakan dana APBN.

Pembangunan yang menggunakan dana APBN diduga ada penyimpangan karena terdapat perubahan, yakni volume fisik dikurangi. Selanjutnya, rangka bagian atas juga terdapat perbedaan yang sangat signifikan.

“Dana lewat APBN ini diduga ada penyimpangan, hal ini berdasarkan penjelasan Plt Kepala Dinas Perhubungan yang mengatakan bahwa gambar awal hanya mengikuti gambar dari pusat, sehingga dibangunlah tambahan perluasan bandara yang didanai dari APBD,” jelas Asri Anjang kepada wartawan disela-sela kunjungan ke lokasi pembanguna terminal baru Bandara Mozes Kilangan, Jalan C Heatubun.

Menurut Asri Anjang, pembangunan yang dilaksanakan ada kejanggalan antara bangunan mengguanakn dana APBD dengan dana APBN, padahal sesuai master plan harusnya sama.

Terkait hal ini, belum ditemukan solusinya. Sehingga belum diketahui seperti apa hasilnya nanti ketika dua titik bangunan tersebut disambung menjadi satu bangunan.

“Terkait hal itu, kami dari DPRD akan melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Perhubungan. RDP nantinya akan membicarakan solusi yang akan diambil untuk mengatasi masalah yang ada,” ujar Asri Anjang.

Pembangunan terminal penumpang Bandara Mozes Kilangan direncanakan menelan anggaran dari APBD sebesar Rp300 milyar. Dana yang dikucurkan untuk pembangunan tersebut hingga saat ini sudah mencapai 50 persen dan diperkirakan dalam waktu 2 tahun pembangunannya sudah rampung.

Dana APBD mulai dikucurkan untuk pembangunan terminal penumpang sudah sejak tahun 2016 sebesar 18 milyar. Sedangkan untuk tahun 2017 dianggarkan lagi sebesar 80 milyar.

“Direncanakan pada tahun 2018, APBD akan dianggarkan sebesar 50 milyar untuk pembangunan tahap berikutnya,” kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Yan S Purba ST., M.Si. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment