KPU Mimika Gelar Uji Publik Pembentukan Dapil

Bagikan Bagikan
Kegiatan uji publik pembentukan dapil
SAPA (TIMIKA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika mengelar uji publik Pembentukan Daerah Pemilihan (Dapil) Pemilihan Umum legislatif Kabupaten Mimika tahun 2019 di  di salah satu hotel di Jalan Ahmad Yani Sabtu (3/3).

Ketentuan jumlah kursi pada penataan Dapil sesuai dengan jumlah kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten/kota ditetapkan paling sedikit 20 kursi dan paling banyak 55 kursi. Alokasi kursi setiap Dapil anggota DPRD Kabupaten/Kota paling sedikit 3 kursi dan paling banyak 12 kursi.

Untuk Kabupaten Mimika sendiri terdiri dari 6 Dapil dengan 35 kursi di DPRD Kabupaten Mimika. Sesuai dengan ketentuan bahwa untuk setiap alokasi kursi setiap Dapil minimal 3 kursi. Disalah satu Dapil di Kabupaten Mimika ditemukan Dapil yang hanya mendapat alokasi kursi sebanyak 2 kursi. Bahkan di salah satu Dapil melebihi ketentuan hingga 17 kursi.

Hal ini harus dilakukan penataan sehingga perlu keselarasan dan kecocokan wilayah, sehingga untuk satu Dapil tidak melebihi ketentuan.

Anggota KPU Propinsi Papua Beatrik Wanane S.IP sebagai pembicara dalam pertemuan uji publik tersebut mengatakan, KPU harus berbicara dengan pemangku kepentingan dalam hal ini  partai Politik peserta pemilu dalam menentukan Dapil yang akan disepakati bersama.

Landasan hukum melakukan uji publik berdasasrkan UU Nomor 7 tahun 2017 tetang pemilihan umum dan peraturan KPU Nonor 7 tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaran pemilu.

“Prinsip dasar penataan dapil dan alokasi kursi yakni kesetaraan suara, ketaatan peraturan pemilu. Yang berhak hadir dalam uji publik yakni partai politik, pemerintah, kesbangpol  dispencapil,” kata Beatrik Wanane, Sabtu (3/3).

Dari data yang di miliki KPU, Distrik Mimika baru mendapat 17 kursi. Sesuai ketentuan satu distrik harusnya 12 kursi. Sehingga untuk distrik Mimika baru akan di bagi 2 Dapil. Batas minimalnya untuk satu Dapil itu sebanyak 3 kursi.

Untuk Dapil Mimika 5 meliputi Agimuga, Alama, Hoya, Jila, Jita dan Tembagapura, hanya memiliki 2 kursi saja.

Dari hasil kesepakatan bersama, maka, Dapil Mimika 1 yakni Distrik Mimika Baru yang meliputi Koperapoka, Kwamki, Minabua dan Timika Jaya yang sejak awal memiliki 7 kursi maka akan di kurangi menjadi 6 kursi saja.

Perubahan lain terjadi pada Dapil 4 yang meliputi Iwaka, Kuala Kencana, Kwamki Narama yang memiliki 6 kursi berubah menjadi 3 kursi. Perubahan terjadi dengan menetapkan Kuala Kencana masuk pada Dapil 5 yang meliputi Agimuga, Alama, Hoya, Jita dan Tembagapura dengan jumlah kursi menjadi 6.

“Semula Dapil 5 hanya memiliki 2 kursi, saat Kuala Kencana di masukkan ke dalam Dapil 5 maka memiliki 6 kursi. Sedangkan Dapil 4 yang tadinya memiliki 6 kursi menjadi 3 kursi. Ini menjadi kesepakatan antar KPU dan pemangku kepentingan,” ujar Beatrik.

Ketua KPU Mimika Ocepina Magal mengatakan, Kabupaten Mimika yang memiliki jumlah penduduk 306.517 akan memiliki sebanyak 35 kursi di DPRD.  Dari hasil penentuan Dapil ini akan di sampaikan kepada KPU pusat untuk disahkan setelah dilakukan berita acara kesepatakan bersama terkait uji publik pembentukan Dapil. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment