Lapak Dibongkar, Jalan Utama Pasar Sentral Dipalang

Bagikan Bagikan
Pemalangan jalan pasar sentral
SAPA (TIMIKA) – Lantaran tidak terima atas pembongkaran lapak jualan tanpa adanya pemberitahuan maupun sosialisasi terlebih dahulu, sejumlah pedagang pasar sore melakukan aksi pemalangan jalan utama menuju pasar sentral, Selasa (13/3).

Tidak hanya itu, mereka pun protes terkait penyampaian yang di lontarkan Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Liber Manggara. Sebelumnya, yang bersangkutan ada menyampaikan pernyataan yang menyinggung para pedagang, dengan mengatakan bahwa para pedagang yang tidak mendapatkan tempat jualan dipersilahkan mengumpulkan barang-barang, dan pulang kampung. Sedangkan bagi kaum perempuan, agar menjadi ibu pembantu rumah tangga.

Aksi pemalangan dilakukan dengan menggunakan meja kayu, ban bekas serta peti tempat sayuran dan menyebabkan akses masuk menuju pasar sentral tidak dapat dilalui.

Terkait hal ini, Kepala Disperindag Kabupaten Mimika, Bernadinus Songbes yang didampingi Kabid Perdagangan mendatangi lokasi yang dipalang untuk menemui para pedagang.

Saat digelar pertemuan, terjadi perdebatan antara Kabid Perdagangan dengan sejumlah pedagang yang tidak terima lapak jualan mereka dibongkar, maupun adanya penyampaian yang dilontarkan Kabid Perdagangan yang menyinggung perasaan.

Kepala Disperindag saat itu langsung menyampaikan permohonan maaf kepada para pedagang atas hal yang disampikan Kabid Pedangangan. Selanjutnya, ia mengatakan, secara teknis dirinya mempunyai banyak beban untuk menata para pedagang di tiga lokasi pasar sekaligus, baik di pasar swadaya-SP 2, pasar gorong-gorong maupun pasar sentral.

“Saya meminta maaf apabila ada kata-kata yang dianggap kurang berkenan, dan tolong jangan dimasukkan dalam hati dan juga jangan dibalas dengan aksi pemalangan. Karena disini ada kepala dinasnya, jadi semuanya masih bisa dibicarakan,” ujar Bernadinus Songbes.

Ia menjelaskan, dengan didirkan dua bangunan baru disekitar tempat berjualan para pedangan pasar sore, pihaknya bertugas untuk membersihkan tempat-tempat termasuk lapak jualan yang membuat pemandangan pasar menjadi tidak bagus. Sebab, dua bangunan yang didirikan dalam hal ini tempat untuk berjualan sudah sesuai dengan standar dari pusat. Sehingga, pada kesempatan yang sama, ia meminta agar bangunan yang sudah didirikan tersebut dapat dijaga fasilitasnya dengan baik.

“Tugas kami saat ini yaitu menata pasar sebaik mungkin. Kami akan mengupayakan agar para pedagang bisa kembali berjualan. Saya meminta kepada para pedagang agar segera membersihkan lapak jualan, jika tidak, kami sendiri yang akan membersihkanya,” katanya.

Untuk aktifitas pasar sore, diharapkan mulai buka pada pukul 17.00. Kal itu agar tidak ada komplain dari pedagang pasar pagi. Ia juga meminta agar para pedagang pasar sore kembali menyiapkan jualan sekaligus membuka palang agar tidak mengganggu aktifitas masyarakat lainnya di area pasar.

Setelah berbicara dengan baik dengan para pedagang pasar sore, akhirnya apa yang disampaikan Kepala Disperindag dapat diterima. Pemalangan jalan utama dibuka kembali dan para pedagang membubarkan diri dengan tertib. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment