Mantan Kadinkes Mimika Belum Ditahan Kejaksaan

Bagikan Bagikan
Kepala Kejaksaan Negeri Mimika, Alex Sumarna, SH MH
SAPA (TIMIKA) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Timika sudah menahan dua orang tersangka kasus dugaan korupsi  pengadaan 16 unit perahu Puskesmas Keliling (Pusling). Sedangkan salah satu tersangka lainnya, mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Mimika, inisial PK belum ditahan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika, Alex Sumarna, SH MH mengatakan, dua tersangka yang sudah ditahan berinisial SM dan BD. Sedangka tersangka lainnya yakni inisal PK sebagai pengguna anggaran belum dilakukan penahanan karena masih di lakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus tersebut.

“Kita masih memeriksa sejumlah saksi dalam kasus tersebut, Tersangka PK belum ditahan karena masih membutuhkan pemeriksaan sejumlah saksi,” kata Alex Sumarna ketika ditemui wartawan di  di salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso Timika, Sabtu (10/3).

Menurutnya, sejumlah saksi masih terus dilakukan pemeriksaan, sehingga tidak menutup kemungkinan akan bertambah tersangka lain dalam kasus ini.

“Semua akan dilihat dari hasil pemeriksaan saksi nantinya. Masih ada saksi yang harus diperiksa. Sehingga tidak menutup kemungkinan bertambah tersangka lain,” ujarnya

Alex berharap, kasus ini diselesaikan secepatnya. Target waktu untuk menyelesaikan kasus ini tidak dapat dipastikan, namun dengan pemeriksaan saksi-saksi yang ada maka akan secepatnya diselesaikan.

Indikasi kerugian negera, kata Alex, sudah pasti ada. Namun, angka pastinya belum diketahui. Untuk mengetahuinya dibutuhkan hitung –hitungan yang pasti oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kerugian negera pasti ada. Jumlahnya belum bisa  diketahui. Secepatnya akan diselesaikan kasus ini,”  ungkap Alex.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah melewati proses penyidikan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika telah resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan 16 unit perahu Puskesmas Keliling (Pusling) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, tahun anggran 2016.

Tersangka PK sebagai pengguna anggaran, lalu tersangka SM sebagai ketua panitia lelang dan tersangka BD sebagai rekanan atau kontraktor pelaksana pekerjaan.

Sejak ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi di lingkup Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika, tim penyidik dari Kejari Mimika sudah melakukan koordinasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam hal ini Inspektorat Pemda Mimika. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment