Paslon RnB Siap Bangun Mimika Dengan Program Tiga Tungku Api

Bagikan Bagikan
Tiga Tungku Api menjadi program andalan RnB
SAPA (TIMIKA) – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Mimika, Robertus Waropea- Albert Bolang (RnB) akan mengedepan program  Tiga Tungku Api  bila terpilih memimpin Mimika dalam Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang.

Albert Bolang saat mengadakan jumpa pers di salah satu hotel di Jalan Cenderwasih Timika, Jumat (2/3) menjelaskan, program Tiga Tungku Api ini  untuk mewujudkan kebangkitan Mimika menuju masyarakat yang beriman, berwibawa, damai dan sejahtera yang merupakan visi utama pasangan tersebut saat berkampanye nanti.

“Ini kami lakukan juga, mengingat adanya pergeseran jadwal yang sudah seharusnya kampanye karena terjadi beberapa masalah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika. Untuk itu, kedepan ada tiga pilar penting dalam sasaran RnB, yaitu agama, pemerintah, adat dan budaya,”  kata Albert.

Ia menjelaskan, visi misi  RnB, tidak lepas dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM )Mimika yang ditetapkan pemerintah.
Adapun poin penting terkait sebuah gerakan kebangkitan Mimika, kata Albert, pihaknya akan mewujudkan masyarakat yang beriman dalam menjalankan roda pemerintahan dan tanggung jawab selama lima tahun kedepan apabila menjadi bupati dan wakil bupati.

“Pilar agama adalah yang terdepan, karena semua masyarakat memiliki persoalan sosial yang ironis. Masyarakat beragama tapi terjadi konflik di mana-mana, sehingga dalam hal ini pemerintah harus dekat dengan para tokoh agama. Untuk yang berwibawa artinya, kondisi masyarakat yang memiliki jati diri berdasarkan kompetensi atau kapasitas dalam bersaing.

Sedangkan damai  diartikan sebagai kondisi yang aman dan tertib, tentram dan memungkinkan pemerintah dan segenap masyaralat melaksanakan pembangunan disegala bidang dengan baik. Sejahtera disini dimaksudkan adalah suatu pencapaian standar hidup minimal melalui upaya pengembangan kemandirian dan pemenuhan kebutuhan hidup  diberbagai bidang,” ujarnya.
Dikatakan, untuk mencapai visi tersebut, maka pihaknya memiliki misi “pembangunan strategi bidang agama, adat dan sosial kemsyarakatan”.  Dan untuk menyelesaikan persoalan konflik Kwamki Narama, pihaknya sudah sepakat dengan para tokoh agama maupun tokoh masyarakat Kwamki Narama.

“Kita sudah punya misi tersendiri untuk menyelesaikan konflik di Kwamki Narama secara komprehensif. Kita saudah sepakat dengan tokoh di sana, dengan mengubah tindakan perang-perangan menjadi festival. Melakukan olahraga tradisi panahan dan diberikan hadiah yang menarik,” katanya.  (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment